Imam Besar Masjid Istiqlal Minta Santri Ikut Lawan Covid-19

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 22 Oktober 2020 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 337 2297778 imam-besar-masjid-istiqlal-minta-santri-ikut-lawan-covid-19-AO4dwjdThv.jpg Masjid Istiqlal. (Foto : Okezone/Dede Kurniawan)

JAKARTA – Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober. Ia menyebut, di tengah situasi pandemi seperti saat ini, santri juga harus ikut serta dalam melawan virus corona (Covid-19).

Saya secara pribadi lebih awal ya, mengucapkan saya sebagai pribadi maupun sebagai Imam besar Masjid Istiqlal mengucapkan selamat hari santri ya. Semoga mau datang Insya Allah santri dan para alumni, serta segenap stakeholder-nya, Insya Allah akan menjadi faktor yang sangat menentukan bangsa kita di masa depan,” ungkap KH Nasaruddin Umar dalam diskusi “Santri Sehat Indonesia Kuat” dari Media Center Satgas Covid-19, Graha BNPB Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Peringatan Hari Santri Nasional bertepatan ketika seluruh elemen bangsa berjuang melawan pandemi Covid-19. Tradisi kedisiplinan yang selama ini diajarkan kepada para santri serta keteladanan dan sikap kehati-hatian kiai serta pengasuh pesantren ini menjadi modal utama dalam mewujudkan iman, aman dan imun. Hal ini terwujud dengan banyaknya pesantren yang berhasil melawan pandemi Covid-19.

“Dalam bahasa pesantrennya segala sesuatu itu, termasuk penyakit berasal dari Allah SWT. Tetapi biar ikhtiar pun kita diperintahkan oleh Allah untuk senantiasa berikhtiar ya kan. Segala penyakit itu pasti ada obatnya,” kata Nasaruddin.

Ia pun meminta agar tidak pasrah untuk menghadapi Covid-19 saat ini.

“Jadi manakala kita mendapat menderita suatu penyakit yang berusaha lama kita enggak boleh pasrah. Kita tahu virus corona ini nanti menjadi bumerang buat kita semuanya. Kita enggak boleh berdiam diri, kita enggak boleh berhenti untuk tidak melakukan ikhtiar untuk mencegah atau untuk mengobati,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata Nasaruddin, sebagai santri juga harus proaktif ikut terlibat melawan Covid-19.

“Nah karena itu kita sebagai komunitas santri ya harus santri itu proaktif. Seperti proaktifnya dulu ikut terlibat dalam memerdekakan Republik Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga : Peringati Hari Santri, Menag Minta Pesantren Jangan Jadi Klaster Covid-19

“Jadi kalau para santri pernah melakukan komando jihadnya tuh mengusir Belanda, maka komunitas santri juga harus tampil untuk mengusir juga virus corona ini dengan caranya sendiri. Tentu bagi santri ya tentu harus banyak berdoa dan menjadi contoh masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan itu sendiri,” tutur Nassaruddin.

Baca Juga : Hari Santri Nasional, Menag Kagumi Sejarah Resolusi Jihad

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini