Gubernur Lemhannas: Pancasila Sangat Relevan Diimplementasikan Dalam Kehidupan

Rakhmatulloh, Sindonews · Kamis 22 Oktober 2020 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 337 2297745 gubernur-lemhannas-pancasila-sangat-relevan-diimplementasikan-dalam-kehidupan-C2f2zaGZcy.jpg Gubernur Lemhannas, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo (Foto : Sindonews)

JAKARTA - Gubernur Lemhannas, Letjen (Purn) Agus Widjojo sangat yakin nilai-nilai Pancasila sangat relevan diimplementasikan, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya saat negara menghadapi pandemi Covid-19. Menurutnya, nilai Pancasila bisa diwujudkan dalam merespon geopolitik yang berkembang saat ini.

"Kita letakan (Pancasila) itu sebagai driver terhadap perkembangan kita saat ini, dan masa depan, sebenarnya itu. Dan kita ingin mencari juga terhadap ketahanan nasional," kata Agus saat sambutan seminar nasional 'Jakarta Geopolitical Forum IV' di MNC Conference Hall, Inews Tower, Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Agus mengatakan, sering kali keluar gagasan besar dari anak bangsa tentang sistem ketahanan nasional, khususnya di era Covid-19. Tapi, terkadang, kita lupa bahwa gagasan besar itu sebenarnya sudah digali dalam nilai-nilai Pancasila.

Baca juga:

Lemhannas: Negara Dengan Ketahanan Nasional Kuat Lebih Siap Antisipasi Pandemi Covid-19

Gubernur Lemhannas: Ketahanan Nasional Kunci Hadapi Situasi Geopolitik di Masa Pandemi Covid-19

Dibuka Gubernur Lemhannas, Budiono hingga Menlu Retno Hadiri Jakarta Geopolitical Forum IV   

Dia menuturkan, implementasi Pancasila yang digali Presiden RI pertama, Soekarno (Bung Karno) dari kearifan lokal sebenarnya sudah bergerak ke arah modern. Moderasi itu dimulai pada saat rezim Orde Baru, Soeharto.

"Apa itu modern? Rasional mencari iplementasi dari sebuah nilai, tidak diam dan meninggalkan nilai itu di dalam lemari es. Hanya dalam kebanggaan kita punya pancasila harus diteruskan oleh generasi berikutnya dijabarkan untuk menjadi nilai daya guna," ujarnya.

Agus menganggap, falsafah Pancasila yang telah digali Bung Karno, telah dimoderasi oleh Soeharto. Ia menyebutkan, kebijakan BP7 dan Penataran P4 adalah warisan Soeharto yang masih relevan untuk diteruskan ke generasi selanjutnya. Pun, ketika negara dihadapkan pada ketahanan nasional akibat dari munculnya wabah corona, dan pada saat bersamaan harus berhadapan dengan kekuatan besar.

"Apakah kita sudah ada di situ, ini adalah tujuan dari seminar (lanskap geopolitik di era covid) ini. Di situ kita akan jawab baik kita bangsa punya pancasila, baik kita akui (Pancasila) sebagai nilai-nilai luhur bangsa," tandasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini