Kemenag Bakal Siapkan Materi Khutbah Jumat, MUI: Jangan Diwajibkan

Abdul Rochim, Koran SI · Kamis 22 Oktober 2020 09:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 337 2297619 kemenag-bakal-siapkan-materi-khutbah-jumat-mui-jangan-diwajibkan-5oYHDiNQzw.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) berencana menyiapkan materi khutbah Jumat sebagai acuan bagi para dai. Langkah ini dilakukan sebagai upaya Kemenag memperkaya materi khutbah Jumat dengan isu-isu kontemporer.

Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Cholil Nafis mengatakan, langkah Kemenag untuk menyiapkan buku materi khotbah Jumat tersebut merupakan langkah yang positif.

"Ya saya pikir bagus, hanya saja jangan diwajibkan. Buat acuan masyarakat atau para khatib yang ketika mau khotbah kesulitan untuk mencari bahan, bisa merujuk pada naskah Kemenag," ujar Cholil Nafis dihubungi SINDOnews, Kamis (22/10/2020).

Menurutnya, langkah serupa juga sudah lebih dulu dilakukan MUI dengan menyediakan materi khutbah Jumat. "Sama, MUI juga menyiapkan buku khotbah, tapi edukatif, tidak mewajibkan karena tidak ada sarana yang mewajibkan. Jadi lebih sifatnya edukatif, bagus sebagai panduan, acuan, tapi tidak menjadi kewajiban," tuturnya.

Dikatakan Cholil Nafis, adanya materi khotbah Jumat yang disiapkan Kemenag juga bisa membantu para dai pemula yang masih minim pengalaman dan butuh tambahan referensi materi khutbah.

Baca Juga: Pemerintah Wacanakan Kontrol Khutbah Sholat Jumat, Kemenag: Masih Dikaji

"Kadang-kadang dai pemula itu kan kesulitan cari judul, bahkan mungkin ketika nggak ada khotibnya, takmir masjid bisa membacakan materi khotbah itu. Tapi sekali lagi, pemerintah jangan mewajibkan karena nanti menjadi nggak inovatif," katanya.

Menurutnya, kebutuhan publik atas hal-hal keagamaan tidak semua ada dalam buku-buku panduan khotbah. "Sehingga perlu kreativitas untuk menjawab tantangan, tapi itu bisa menjadi acuan," pungkasnya.

Sebelumnya, Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan bahwa program penyiapan naskah khutbah Jumat ini masih dalam tahap rencana yang akan dibahas bersama dengan tokoh agama, tokoh ormas, dan akademisi kampus.

"Kami punya ide pengayaan narasi khutbah Jumat. Tapi ini masih rencana yang akan dibahas bersama dengan tokoh ormas, tokoh agama, serta akademisi kampus perguruan tinggi keagamaan Islam," kata Kamaruddin Amin di Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Proses penyusunan naskah khutbah, kata Kamaruddin, juga akan dilakukan oleh tokoh agama dan akademisi yang biasa berdakwah dan menyampaikan khutbah.

(kha)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini