Share

Peringati Hari Santri, Menag Minta Pesantren Jangan Jadi Klaster Covid-19

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 22 Oktober 2020 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 337 2297551 peringati-hari-santri-menag-minta-pesantren-jangan-jadi-klaster-covid-19-e2m6x6gm6w.jpg Menteri Agama Fachrul Razi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) meminta pondok pesantren tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Sehingga, perayaan Hari Santri Nasional 2020 tak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

"Pesantren adalah entitas yang sangat rentan persebaran Covid-19. Maka, kewaspadaan harus selalu ditingkatkan," demikian bunyi teks pidato Menag Fachrul Razi yang dibacakan oleh Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi dalam keterangannya, Kamis (22/10/2020).

Baca Juga: Selamat Hari Santri Nasional 2020

Peringatan Hari Santri Nasional mengambil tema 'Santri Sehat Indonesia Kuat' dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat serta dihadiri Rais Syuriah PBNU Masdar Faris Mas'udi, Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto.

Menurut Menag, keterbatasan fasilitas dan sarana kesehatan adalah titik lemah yang dapat menjadi pintu masuk penularan virus ini di pesantren. Pola interaksi dan komunikasi yang intens di dalam pesantren juga menjadi kebiasaan yang tidak menguntungkan bagi pertahanan terhadap wabah ini.

"Saya yakin, jika santri dan keluarga besar pesantren mampu melampaui pandemi ini dengan baik, insya Allah negara kita juga akan sehat dan kuat," tambahnya.

Untuk membantu pesantren meningkatkan layanan kesehatan, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag telah mengucurkan bantuan operasional pesantren sebesar Rp2,4 triliun. Angka ini memang belum sebanding dengan jumlah pesantren yang mencapai 28.900 di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Pesan MUI di Hari Santri Nasional 2020

Menag mengapresiasi beberapa pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan dampak pandemi di lingkungannya. Itu menjadi bukti nyata bahwa pesantren memiliki daya tahan di tengah berbagai keterbatasan fasilitas yang ada.

Modal utamanya adalah tradisi kedisiplinan yang selama ini diajarkan kepada para santri, keteladanan dan sikap kehati-hatian kiai. Terkait dengan peringatan hari santri yang digelar di tengah pandemi ini, Menag menyampaikan penghargaan kepada para kiai dan santri pondok pesantren atas jasa-jasanya memperjuangkan kemerdekaan dan membangun bangsa ini.

"Jangan pernah lelah untuk berkontribusi untuk negeri ini. Saya percaya, selama santri pondok pesantren terus berdedikasi demi bangsa, selama itu pula negara tercinta ini akan aman dan sentosa," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini