Lemhannas: Covid-19 Pengaruhi Lanskap Geopolitik di Dunia

Felldy Utama, iNews · Rabu 21 Oktober 2020 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 337 2297083 lemhannas-covid-19-pengaruhi-lanskap-geopolitik-di-dunia-9m5hIHISta.jpg Gubernur Lemhannas Letjen (Purn) Agus Widjojo berbicara pada konferensi pers Jakarta Geopolitical Forum IV/2020, 21 Oktober 2020. (Foto: iNews/Felldy Utama)

JAKARTA - Gubernur Lembaga Ketahanan Negara (Lemhannas) Republik Indonesia, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo menyebutkan bahwa dalam konteks hubungan antarnegara, ternyata Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi lanskap geopolitik dalam banyak hal, dan keamanan adalah salah satu yang paling utama.

Menurut dia, disrupsi yang terjadi di seluruh dunia saat ini dapat mengarah pada pembentukan kembali terhadap politik kekuasaan, termasuk pertahanan dan keamanan. Hal itu diungkapkan dalam acara Jakarta Geopolitical Forum (GPF) IV/2020 yang digelar Lemhannas RI.

BACA JUGA: Gubernur Lemhannas: Ketahanan Nasional Kunci Hadapi Situasi Geopolitik di Masa Pandemi Covid-19

Acara ini merupakan forum intelektual bagi para akademisi, praktisi, dan pemimpin dunia di mana para ahli berbagi ide-ide untuk menciptakan tatanan dunia yang aman, sejahtera dan beradab. Ada dua sub tema dalam forum tersebut, yaitu 'implikasi strategis Covid-19 terhadap geopolitik' dan 'implikasi kebijakan Covid-19 dalam konteks ketahanan nasional'.

"Topik-topik tersebut diangkat dengan memperhatikan bahwa pandemi Covid-19 telah menghasilkan efek berlapis untuk lingkungan geopolitik serta keamanan global dan regional," kata Agus dalam jumpa pers yang digelar di MNC Conference Hall, iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (21/10/2020).

Menurut dia, kondisi ini juga telah memperkuat persaingan kekuatan besar yang ada di seluruh Indo Pasifik dan dapat meningkatkan ketegangan atas masalah perbatasan yang diperebutkan di Laut Cina Selatan.

BACA JUGA: Pengaruhi Perbaikan Ekonomi, Vaksinasi Covid-19 Indonesia Diperkirakan Selesai Akhir 2023

Akan tetapi, di tengah pandemi, negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan China sepertinya tidak cemas dengan risiko cepatnya penyebaran penyakit menular ini yang di wilayah tertentu sudah mencapai tingkat berbahaya.

"AS dan China dianggap tetap fokus pada kepentingan mereka sendiri untuk memajukan pengaruh mereka dan bertujuan untuk dominasi strategis, khususnya di kawasan Tenggara. Pada masa Covid-19, kompleksitas dan ketidakpastian akan muncul sehingga sulit untuk memprediksi risiko dan peluang serta menemukan solusinya," ujar dia.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini