Kejagung Buka Penyidikan Baru Kasus Pelindo II

Erfan Maaruf, iNews · Rabu 21 Oktober 2020 05:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 21 337 2296951 kejagung-buka-penyidikan-baru-kasus-pelindo-ii-f7Ly2C10Rz.jpg Kejagung (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka penyidikan baru kasus dugaan korupsi PT Pelindo II terkait dengan sewa-menyewa dermaga. Kasus tersebut menjadi penyidikan baru sejak September 2020.

“Itu terkait, sewa dermaga,” kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus) Ali Mukartono di Gedung Bundar, Kejagung, Jakarta, Selasa (20/10/2020).

Ali mengaku belum mendapatkan laporan detail soal penyidikan baru tersebut. Sementara dalam penyidikan tersebut penyimpangan dalam tarif sewa-menyewa dermaga Pelindo II dan hari ini mulai dilakukan pemanggilan saksi.

“Sewa dermaga itu, kan ada tarifnya. Itu dugaannya ada penyimpangan dalam sewa-menyewa itu. Kira-kira itu lah,” beber Ali.

Baca Juga: KPK Periksa Eks Direktur Keuangan Pelindo II Terkait Pencairan Dana Suap Pengadaan QCC

Tim penyidikan mulai melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan penelusuran barang bukti untuk menemukan tersangka. Kejagung juga sudah meminta dilakukan audit sebagai acuan adanya kerugian negara.

Ali menyebut penyidikannya belum berani mengungkapkan angka pasti besaran kerugian negara dalam kasus Pelindo II ini. Dia meminta penyidikan baru ini, berbeda dengan proses pengungkapan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pengadaan QCC 2015

“Kerugian negara masih menunggu BPK-BPKP nantinya,” terang Ali.

Sebelumnya, Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono menerangkan, penyidikan dugaan korupsi di PT Pelindo II merupakan kasus baru yang kini ditangani JAM Pidsus berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print-54/F.2/Fd.1. Sprindik tersebut terbit pada September 2020. “Tim jaksa penyidik mulai memeriksa saksi-saksi yang terkait,” terang Hari.

Kata Hari, penyidikan tersebut langsung dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi, yakni Retno Soelistianti. Hari menerangkan, saksi terperiksa tersebut adalah anggota tim teknis pada Pelindo II. Retno merupakan eksekutif vice presiden perencanaan strategi korporasi di PT Pelindo II.

KPK sebetulnya juga melakukan penyidikan dugaan korupsi di Pelindo II. Di KPK penyidikan korupsi di Pelindo II sudah dilakukan sejak 2015 dengan menetapkan satu nama sebagai tersangka, yakni mantan Dirut PT Pelindo II Richard Joost (RJ) Lino. Penyidikan di KPK, terkait dugaan korupsi pengadaan tiga unit quay countainer crane (QCC).

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini