Indonesia-Jepang Konkretkan Kerja Sama Jaga Perdamaian di Laut China Selatan

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 20 Oktober 2020 23:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 337 2296892 indonesia-jepang-konkretkan-kerja-sama-jaga-perdamaian-di-laut-china-selatan-XsVDCprSOF.jpg Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga di Istana Bogor (Foto: BPMI)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pertemuannya dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga bersepakat untuk tetap menjaga perdamaian di kawasan Laut China Selatan. Seperti diketahui, hari ini PM Suga melakukan kunjungan perdananya ke Indonesia sejak dilantik September lalu.

“Saya juga menggarisbawahi harapan agar Laut China Selatan dapat terus menjadi laut yang damai dan stabil,” katanya saat menyampaikan keterangan pers bersama di Istana Bogor, Selasa (20/10/2020).

Jokowi menekankan pentingnya spirit kerja sama, terutama di tengah menguatnya rivalitas yang semakin menajam di tengah kekuatan besar dunia. “Spirit kerja sama inklusif perlu juga terus dimajukan dalam kerja sama Indo-Pasific sebagaimana tercermin dalam Asean Outlook Indo-Pacific,” ujarnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sangat Menghargai Kunjungan PM Jepang

Sementara PM Yoshihide Suga mengatakan bahwa Jepang akan mendukung Indonesia demu terciptanya kawasan yang dampai. Menurutnya, kunjungannya ini memperkokoh ini. “Jepang akan bekerja sama dan bergandengan tangan dengan Indonesia bagi perdamaian dan kesejahteraan kawasan ini berlandaskan kemitraan strategi negara kita yang diperkokoh dengan kunjungan saya kali ini,” ungkapnya.

Dia menyebut Indonesia dan Jepang akan bergandengan erat terkait isu Korea Utara dan Laut China Selatan. “Sehubungan dengan isu-isu regional termasuk Korea Utara dan Laut China selatan, kami sepakat Jepang dan Indonesia kerja sama dengan erat. Dan saya minta kerja sama Indonesia agar isu penculikan warga Jepang oleh Korea Utara dapat segera diselesaikan,” ungkapnya.

Baca Juga: Tiba di Istana Bogor, PM Jepang Langsung Disambut Presiden Jokowi

Tidak hanya itu, Suga juga mengungkapkan akan mengkonkretkan kerjasama pertahanan dan keamanan kedua negara. Hal ini mempertimbangkan perubahan situasi di kawasan

“Kami sepakat mengadakan pertemuan two plus two dalam waktu tidak lama dan mempercepat pembahasan pengalihan peralatan peralihan teknologi pertahanan dan mendorong pengembangan SDM. Termasuk penegakan hukum di laut,” pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini