Satgas Minta Masyarakat Laporkan Faskes yang "Mainkan" Tarif Tes Swab

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 20 Oktober 2020 22:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 337 2296885 satgas-minta-masyarakat-laporkan-faskes-yang-mainkan-tarif-tes-swab-1NQYCkO2ns.jpg Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan agar fasilitas kesehatan (faskes) mematuhi tarif PCR test yang sudah ditetapkan yakni maksimal Rp900 ribu. Seperti diketahui, sudah diputuskan melalui Surat Edaran (SE) No.HK02.02/I/3713/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Real-time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

“Oleh karena itu, kami meminta kepada pengelola fasilitas kesehatan, untuk bisa mematuhi harga yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan ini,” katanya, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Minta Car Free Day dan Perayaan Keagamaan di Luar Ruangan Ditiadakan 

Dia mengatakan, pemerintah tidak asal-asalan dalam menetapkan batas tarif swab test. “Keputusan ini tentunya sudah mempertimbangkan berbagai aspek. Termasuk kemampuan finansial faskes yang menyediakan layanan tes ini. Dan penilaian sudah dibantu oleh BPKP,” ujarnya.

 

Wiku mememinta masyarakat melaporkan faskes yang tidak mentaati ketentuan tersebut. "Bagi masyarakat, apabila menemukan harga tes swab yang melebihi ketentuan yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, yaitu maksimal Rp900 ribu, dapat melaporkan ke dinas kesehatan setempat," pungkasnya.

Baca Juga: Ini Arahan Satgas Covid-19 bagi Masyarakat saat Libur Panjang 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini