Presiden Jokowi Minta Pelibatan Tim WHO dalam Mengurus Vaksin Covid-19

Dita Angga R, Sindonews · Senin 19 Oktober 2020 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 337 2295955 presiden-jokowi-minta-pelibatan-tim-who-dalam-mengurus-vaksin-covid-19-JvY1GNqvcp.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa vaksin Covid-19 harus diurus sesuai dengan standar yang berlaku. Untuk itu, Kepala Negara memerintahkan jajarannya melibatkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Indonesia dalam mengurus vaksin corona.

“Ini dan saya minta ini dilibatkan WHO, WHO Indonesia agar mereka bisa memberikan training-training. Sehingga apa standarnya itu menjadi jelas. Hati-hati. Hati-hati mengenai vaksin. Bukan barang gampang ini. Setelah saya pelajari, semakin hari semakin saya yakin tidak mudah,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas, Senin (19/10/2020).

Presien beralasan, pelibatan WHO semata agar petugas yang mengurus vaksin mengikuti standar yang berlaku. Bahkan, Jokowi meminta agar treatment terhadap vaksin tidak dianggap enteng.

Menurut Jokowi, setiap vaksin memiliki perlakuan yang berbeda-beda. Sehingga perlu adanya pelatihan untuk hal ini.

“Jangan menganggap enteng. Ini bukan hal yang mudah. Training membawa vaksin, training menaruh vaksin karena ini dalam jumlah yang banyak. Karena vaksin-vaksin pun ini harus mendapatkan treatment dan perlakuan yang spesifik,” ucap Jokowi.

Baca juga: Kemenkes: Kebutuhan Vaksin Covid-19 di Indonesia Sekitar 320 Juta Dosis 

“Tiap vaksin beda-beda. Dari G42 itu beda, dari Sinovac beda lagi, nanti dari AstraZeneca beda lagi. Nyimpennya di cold storage-nya seperti apa,  tidak boleh guncang apa boleh, (guncang),” tegasnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini