Perangi Covid-19, TNI Pakai "Senjata" Gembira dan Bahagia

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Minggu 18 Oktober 2020 22:27 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 18 337 2295664 perangi-covid-19-tni-pakai-senjata-gembira-dan-bahagia-7ECkcYrvKn.jpg RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kasus positif Covid-19 atau virus corona di Indonesia sudah menembus 361.867 per Minggu 18 Oktober 2020. Bangsa Indonesia masih terus “berperang” melawan Covid-19.

TNI pun diterjunkan melawan Covid-19. Adapun arena pertempuran TNI melawan Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Lebih dari 10 ribu pasien bisa ditampung di rumah sakit tersebut.

RSD Wisma Atlet terdiri atas 10 tower dengan luas bangunan 468.700 meter persegi di lahan 10 hektare. Saat ini, empat tower yaitu Tower 4,5,6, dan 7 digunakan untuk merawat pasien Covid-19 dari yang tanpa gejala, gejala ringan, hingga gejala sedang. Sementara Tower 1,2, dan 3 untuk manajemen, administrasi, dan tempat penginapan para petugas.

Baca Juga: Update Corona 18 Oktober 2020: Positif 361.867 Orang, 285.324 Sembuh, 12.511 Meninggal

Wisma Atlet difungsikan sebagai RS Darurat Covid-19 sejak 23 Maret 2020. Dengan menerjunkan TNI, menandakan Negara tak main-main dalam memerangi virus Covid-19.

Koordinator RSD Wisma Atlet, Mayor Jenderal TNI Tugas Ratmono mengatakan, dalam melawan Covid-19 harus menciptakan atmosfer penuh kegembiraan agar bisa mencairkan ketegangan seluruh petugas RSD Wisma Atlet.

“Jika petugas gembira dan bahagia, pasien pun akan terdorong untuk gembira dan bahagia juga. Gembira dan bahagia penting di sini agar imunitas meningkat,” ujarnya, Minggu (18/10/2020).

Sejauh ini, 359 personel kesehatan diterjunkan ke RSD Wisma Atlet. Terdiri dari 6 dokter spesialis, 18 dokter umum, 172 perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Bukan hanya dari kalangan TNI, ada juga dari berbagai instansi dan relawan, yang totalnya per 12 Oktober 2020 mencapai 2.571 orang.

Baca Juga: 2.528.319 Orang di Indonesia Telah Diperiksa Covid-19, 2.166.452 Dinyatakan Negatif

Paling banyak merupakan tenaga kesehatan sebanyak 1.952 orang. Sedangkan pasien, sejak 23 Maret 2020 telah menerima sekira 20.949 pasien Covid-19 yang menjalani rawat inap. Sedangkan yang sudah sembuh 19.182 orang, dan 7 meninggal dunia.

Menurutnya, RSD Wisma Atlet mencatat tak ada petugas kesehatan yang menjadi korban meninggal dunia. Hal tersebut merupakan wujud dari sistem yang dibangun dengan cermat dalam memerangi virus corona.

Tentu tak mudah menerapkan manajemen kerja terhadap 1.952 tenaga kesehatan yang bekerja 24 jam. Shift kerja dirancang dengan cermat seperti kerja 6-8 jam dan istirahat 32 jam. Saat istirahat, mereka bisa melakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan seperti bermain musik, nge-gym, atau berolahraga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini