PT KAI Tuntut Pemilik dan Pengemudi Truk yang Tabrak Kereta Angkut

Puteranegara Batubara, Okezone · Minggu 18 Oktober 2020 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 18 337 2295469 pt-kai-tuntut-pemilik-dan-pengemudi-truk-yang-tabrak-kereta-angkut-TjpRFFdXxs.jpg Kereta api. (Dok Okezone)

JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menuntut pengemudi dan pemilik truk semen terkait insiden penabrakan rangkaian kereta pengangkut batu bara di Bandar Lampung, Lampung, kemarin.

“Atas kejadian tersebut, kami atas nama manajemen KAI akan menuntut ganti rugi karena kejadian tersebut telah merugikan perusahaan,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Jakarta, Minggu (18/10/2020).

Joni menjelaskan, tuntutan itu akan dilaksanakan lantaran kejadian tersebut telah membuat pihaknya merugi. Kerugian itu mulai dari perjalanan kereta api terhambat hingga kerugian fisik.

Dalam hal ini, terdapat 5 gerbong barang yang keluar jalur dan mengalami kerusakan sehingga belum dapat digunakan untuk sementara waktu.

Joni mengatakan untuk menghindari terulangnya kecelakaan serupa diperlukan peningkatan keselamatan dengan pemasangan Peralatan Keselamatan Perlintasan Sebidang oleh pemerintah.

Pengelolaan dan peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang tersebut dilakukan penanggung jawab jalan sesuai klasifikasinya seperti menteri untuk jalan nasional, gubernur untuk jalan provinsi, dan bupati/wali kota untuk jalan kabupaten/kota dan jalan desa. Hal ini sesuai dengan PM Perhubungan No 94 Tahun 2018 pasal 2 dan 37.

Joni juga menegaskan, perlintasan sebidang kereta api seharusnya dibuat tidak sebidang yaitu menjadi flyover dan underpass.

Selain itu, KAI akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penutupan perlintasan sebidang liar atau tidak dijaga. Hal ini untuk meningkatkan keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan.

Diperlukan juga kewaspadaan, kepatuhan, dan kedisiplinan setiap pengendara kendaraan bermotor saat menghadapi perlintasan sebidang. Pastikan pula kendaraan dalam kondisi yang andal saat akan digunakan.

Baca Juga : Nekat Terobos Perlintasan, 15 Orang Tewas Tertabrak Kereta Api

“Keselamatan di perlintasan sebidang dapat terwujud jika seluruh unsur masyarakat dan pemerintah dapat bersama-sama peduli. Diharapkan kepedulian seluruh stakeholder termasuk para pengguna jalan, mampu menciptakan keselamatan di perlintasan sebidang, karena pada hakikatnya keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab kita bersama," tutur Joni.

Baca Juga : 198 Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Sebidang Kereta Api

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini