KSAU Minta Paskhas Mampu Hadapi Ancaman Senjata Nuklir

Agregasi Sindonews.com, · Sabtu 17 Oktober 2020 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 337 2295236 ksau-minta-paskhas-mampu-hadapi-ancaman-senjata-nuklir-vTRiG1ef9H.jpg Foto: Dispenau

JAKARTA - Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) merupakan pasukan elit dari TNI AU. Diharapkan, Pasukan Baret Jingga ini mampu menghadapi ancaman nuklir, biologi dan kimia (Nubika).

(Baca juga: Praka P Dipecat karena Hubungan Seks Sejenis, TNI AD: Prajurit Dilarang LGBT!)

Demikian dikatakan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat memimpin upacara peringatan ke-73 Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) TNI AU di Gedung Auditorium Denma Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (17/10/2020).

”Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korpaskhas TNI AU kali ini dilaksanakan dalam suasana yang berbeda, hal ini tidak akan mengurangi esensi peringatan ini sebagai momentum untuk mengingat kembali semangat perjuangan para pionir Pasukan Baret Jingga dan mengimplementasikannya ke dalam tubuh organisasi Korps Pasukan Khas yang semakin modern,” ujar Fadjar.

(Baca juga: Prajurit TNI Ini Rela Panjat Tiang Listrik Tanpa Pengaman untuk Terangi Desa)

Sebagai pemimpin TNI AU, Fadjar ingin membesarkan organisasi dan meningkatkan kemampuan Korpaskhas pada tingkat yang semakin tinggi, Korps Baret Jingga ini harus dapat terus berkontribusi bagi bangsa, serta memiliki kemampuan yang semakin diakui, sebagaimana pasukan khusus lainnya di dunia.

“Korpaskhas tidak hanya siap menjawab ancaman tugas di masa kini, namun juga siap beradaptasi dan mengakuisisi kemampuan dalam menghadapi tantangan masa depan, baik berupa ancaman militer, ancaman non-militer, maupun hibrid, Secara khusus, melihat peningkatan spektrum ancaman dan kemajuan teknologi, prajurit Korpaskhas tentu juga harus siap dalam menghadapi ancaman persenjataan nuklir, radiologi, biologi, dan kimia, atau nubika,” tegasnya.

Menurut Fadjar, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sudah memerintahkan agar satuan elite TNI, baik darat, laut, maupun udara, agar disiapkan menghadapi ancaman senjata Nubika tersebut di masa depan.

”Di TNI Angkatan Udara, hal tersebut salah satunya disiapkan melalui pengembangan kemampuan di dalam tubuh Korpaskhas," ujarnya.

Selain itu, Korpaskhas juga harus mampu beradaptasi dengan segala perkembangan, khususnya melalui penyiapan kualitas SDM yang mumpuni, dengan tanpa mengenal lelah. Fadjar juga menekankan kepada seluruh prajurit Korpaskhas agar menanamkan mindset dalam hati dan pikiran untuk terus berinovasi dan mengevaluasi, agar Korpaskhas senantiasa tumbuh semakin hebat, semakin tangguh, dan semakin disegani.

“Dengan semangat pengabdian tanpa batas, berlandasan jiwa ksatria dan loyalitas tinggi, Korpaskhas harus semakin militan dan profesional, dalam mendukung Tugas TNI Angkatan Udara, demi Kedaulatan NKRI yang kita cintai bersama,” tutup jenderal bintang empat tersebut.

Setelah upacara, Fadjar menyerahkan piagam penghargaan kepada 15 prajurit Korpaskhas, serta Vicon kepada prajurit Korpaskhas yang sedang melaksanakan penugasan di Indobatt Lebanon, Satgas Pamrahwan Papua, Satgas Bandara Internasional Pattimura Ambon, dan Satgas pengamanan Kipan C Paskhas di Lhokseumawe.

Upacara peringatan digelar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti menjaga jarak antar individu dan penggunaan masker dengan diawali pembacaan Sapta Marga dan penganugerahan tanda kehormatan Bintang Swa Bhuwana Paksa Nararia dan Satya Lencana Kesetiaan kepada prajurit, serta disiarkan secara langsung melalui medsos TNI AU agar bisa diikuti oleh seluruh prajurit Paskhas dimana pun bertugas.

Turut hadir dalam upacara tersebut Wakasau, Irjenau, para Asisten KSAU, Dankorpaskhas, Pangkohanudnas, Pangkoopsau I, Kapuslaiklambangja, Wadankodiklatau, Wadankorpaskhas, dan Waasrena KSAU.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini