Jelang Hari Sumpah Pemuda, Jangan Ada Lagi Kegaduhan di Tanah Air

Agregasi Sindonews.com, · Sabtu 17 Oktober 2020 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 337 2295220 jelang-hari-sumpah-pemuda-jangan-ada-lagi-kegaduhan-di-tanah-air-nYomK8Taq9.jpg ilustrasi: okezone

JAKARTA - DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) meminta agar semua pihak dan tokoh nasional menghentikan kegaduhan dan melakukan rekonsiliasi untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

(Baca juga: KNPI Akan Kawal Proses Pelantikan Presiden Jokowi)

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama memberi contoh, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto yang memutuskan bergabung dan mendukung pemerintahan Jokowi setelah melakukan rekonsiliasi karena tak ingin masyarakat Indonesia terus terbelah.

(Baca juga: Polisi Tangkap Penyebar Hoaks UU Ciptaker, DPR: Waspadai Pemecah Belah Bangsa)

"KNPI meminta semua pihak dan tokoh nasional agar segera rekonsiliasi, karena kegaduhan yang terjadi selama ini membuat anak bangsa menjadi terbelah. Seharusnya mereka yang bertikai bisa mencontoh Prabowo yang melakukan rekonsiliasi dengan Pak Jokowi pasca-Pilpres 2019," ujar Haris dilansir Sindonews, Sabtu (17/10/2020).

Menurut Haris, menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober, dia juga berpesan agar para pemuda bersatu dan bangkit. Serta tidak boleh tercerai-berai karena sebuah perbedaan.

"Meskipun kita berbeda, semangat persatuan harus kita pelihara dengan baik. Jangan ada perpecahan pemuda di Tanah Air. Oleh karena, itu jelang Hari Sumpah Pemuda, KNPI sekali lagi menegaskan agar semua tokoh masyarakat dapat bersatu dan berekonsiliasi, hilangkan semua kegaduhan," pungkasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini