Senin, Mahfud MD Umumkan Hasil Investigasi TGPF Intan Jaya Papua

Riezky Maulana, iNews · Sabtu 17 Oktober 2020 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 337 2295209 senin-mahfud-md-umumkan-hasil-investigasi-tgpf-intan-jaya-papua-V7LhMO2C1C.jpg Mahfud MD. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya, Papua telah menyelesaikan tugasnya, dalam proses pencarian informasi dan data terkait serangkaian kasus penembakan yang terjadi. Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD akan memberikan pengumuman soal hasil investigasi, pada Senin (19/10/2020).  

Sekretaris Kemenko Polhukam, Letjen TNI Tri Soewandono mengatakan, tim yang dibentuk telah berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik dan sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan.

"Tim TGPF ini selesai tepat pada waktunya, yang semula adalah 14 hari, kemudian dierpanjang tiga hari dan pada tanggal 17 Oktober ini lah, sesuai tenggat waktu yang ditentukan sudah selesai. Adapun hasilnya nanti akan kami serahkan kepada Pak Menko dan Pak Menko sendiri pada hari Senin akan menyampaikannya," katanya dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/10/2020).  

Di kesempatan yang sama, Ketua Tim Investigasi Lapangan, Benny Mamoto menghaturkan terima kasih atas segala bentuk kerja sama yang dilakukan oleh para anggota tim yang bertugas. Menurutnya, anggota TGPF Intan Jaya memiliki komitmen yang tinggi untuk membuat kasus ini menjadi terang.

"Pak Menko telah menyusun tim yang terdiri dari Akademisi, Kejaksaan, Polhukam sendiri, serta tokoh agama. Dan ternayata komitmen tim yang begitu tinggi solid dan penuh semangat itulah yang membuat 14 hari bisa dengan padat kita bisa melakukan berbagai kegiatan dan mencapai target," kata Benny.

Baca juga: Mahfud MD Bertemu Perwakilan Buruh se-Jatim Bahas UU Cipta Kerja

Kegiatan yang dilakukan oleh TGPF di Bumi Cenderawasih, kata Benmy antara lain mengumpulkan data, melakukan kroscek informasi, serta berkomunikasi dengan tokoh agama dan masyarakat. Menurutnya, sebagai ketua TGPF, sama sekali dia tidak mendikte para anggota untuk menanyakan hal yang tendensius, dia memberikan kebebasan kepada masing-masing anggota. 

"Saya melihat, keterwakilan dari pihak yang mengadukan ikut dalam tim kami itulah salah satu bentuk transparansi. Saya yang dituakan di tim memberi kesempatan seluas-luasnya perawakilan untuk bertanya mengklarifikasi. Bisa dipastikan laporan dari tim ini yang akan dipercaya, karena diberi kesempatan seluas-luasnya untuk menggali," tuturnya. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini