DPR Ingatkan 'Penumpang Gelap' di Pengadaan Vaksin Covid-19

Fahreza Rizky, Okezone · Sabtu 17 Oktober 2020 12:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 337 2295143 dpr-ingatkan-penumpang-gelap-di-pengadaan-vaskin-covid-19-X04KTiZq82.jpg ilustrasi vaksin (foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Netty Prasetiyani mengingatkan pemerintah mewaspadai penumpang gelap dalam pengadaan vaksin Covid-19. Jangan sampai urusan vaksin ini menjadi bisnis yang hanya menguntungkan salah satu pihak.

Netty mengaku mengingatkan hal tersebut dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IX DPR pada 31 Agustus 2020 lalu di mana seluruh stakeholder terkait penanganan Covid-19 diundang di dalamnya.

"Intinya saya mengingatkan pemerintah ketika kita bicara vaksin baik pengadaan dan pelaksanaannya, mohon jujur kepada rakyat karena ketika kita bicara vaksin pasti pembiayaan membutuhkan anggaran besar," ucapnya dalam Polemik MNC Trijaya bertajuk "Yakin dengan Vaksin?" secara virtual, Sabtu (17/10/2020).

 (Baca Juga: 7 Kelompok Prioritas Penerima Vaksin, Nomor 3 Pelajar)

"Jangan sekali-kali berbisnis dengan rakyat, karena yang sakit tidak bisa menunggu, yang terdampak juga tidak dapat diabaikan, oleh sebab itu dalam rapat itu saya sampaikan jangan sampai ada penumpang gelap yang ambil keuntungan dalam tanda kutip proyek vaskin ini," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah sedang menajajaki kerja sama dengan sejumlah negara terkait pengadaan vaksin Covid-19. Sejumlah kandidat vaksin yang sedang disiapkan mulai dari Sinovac, Sinopharm, Cansino, AstraZeneca, dan lain sebagainya.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisamito mengatakan, bagi pemerintah, keamanaan vaksin untuk masyarakat menjadi prioritas. Wiku juga mengingatkan agar masyarakat tidak terlena dan abai dengan protokol kesehatan gara-gara mendengar vaksin akan segera datang.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini