Survei Sebut 64,7 Persen Responden Anggap Covid-19 Lebih Mengancam

Fahreza Rizky, Okezone · Sabtu 17 Oktober 2020 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 337 2295122 survei-sebut-64-7-persen-responden-anggap-covid-19-lebih-mengancam-63QIiWVEpl.jpg Tangkapan Layar Media Sosial

JAKARTA - Lembaga KedaiKOPI menggelar survei opini publik tentang ancaman Covid-19 dan vaksin merah putih. Hasilnya sebanyak 64,7 persen responden menganggap virus corona saat ini lebih mengancam dibanding enam bulan lalu.

(Baca juga: Menkominfo: Lebih dari 2.000 Hoax Terkait Covid-19 Menyebar di Medsos)

Demikian dikatakan Manajer Riset Lembaga Survei KedaiKOPI, Justito Adiprasetio dalam Polemik MNC Trijaya bertajuk "Yakin dengan vaksin?" secara virtual, Sabtu (17/10/2020).

"Yang menganggap Covid-19 hari ini lebih mengancam dibanding enam bulan lalu ada 64,7 persen," jelasnya. Sementara kata dia ada 35,3 persen responden yang menganggap virus corona saat ini tidak mengancam dibanding enam bulan lalu. "Jadi masih ada yang menganggap Covid biasa-biasa saja," ujarnya.

Dia menuturkan, saat ini ada 59,7 persen responden yang mengetahui pengembangan vaksin merah putih yang diinisiasi oleh Kemenristek/BRIN. Kemudian ada 40,3 peesen responden yang tidak mengetahui pengembangan vaksin buatan Indonesia tersebut.

"Publik atau responden 59,7 persen yang mengetahui keberadaan pengembangan vaksin merah putih, tapi ada 40,3 persen responden yang tak mengetahui keberadaan vaksin merah putih ini," ungkapnya.

Tito melanjutkan, ada sekitar 70,7 persen responden yang cenderung optimis terhadap vaskin merah putih. Sedangkan ada 29,3 responden yang tidak optimis. Diambil dari skala satu hingga 10, maka rata-ratanya 6,34.

"Kita bisa simpulkan angkanya bisa dibilang optimis tapi enggak tinggi tinggi banget, tapi dibilang rendah juga enggak," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, survei KedaiKOPI dilakukan pada 8 – 10 Oktober 2020 dengan menggunakan telepon (telesurvei) kepada 803 responden yang merupakan pekerja/karyawan kantor di DKI Jakarta.

Pemilihan kriteria pekerja kantor dilandaskan pada alasan bahwa mereka memiliki pengetahuan yang relatif sedang sampai tinggi tentang isu nasional dan perekonomian nasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini