Menkominfo: Lebih dari 2.000 Hoax Terkait Covid-19 Menyebar di Medsos

Kuntadi, Koran SI · Jum'at 16 Oktober 2020 21:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 337 2294954 menkominfo-lebih-dari-2-000-hoax-terkait-covid-19-menyebar-di-medsos-wRs8a1cQHt.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

YOGYAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat lebih dari 2.000 informasi hoax terkait Covid-19. Informasi ini telah masuk di semua platform digital.

“Lebih dari 2.000 hoax terkait Covid-19 muncul dari Facebook, Twitter, Instagram hingga Tik-Tok,” kata Menteri Kominfo, Johnny G Plate, usai bertemu dengan Gubernur DIY, di Bangsal Kepatiham Yogyakarta, Jumat (16/10/2020).

Sesuai amanat Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), kata Johnny, Kominfo memiliki tugas menjaga ruang digital agar tetap bersih. Pihaknya telah melakukan cek dan ricek terhadap informasi yang ada di ruang digital. Labeling terus dilakukan untuk memastikan informasi yang berkembang itu hoax atau disinformasi.

Ketika dipastikan hoax di platfom digital akan diminta untuk menghapus (take down). Setidaknya sudah ada 1.800 hingga 1.900 yang sudah di take down. Sisanya masih dalam proses untuk dilakukan take down.

Kominfo, juga melakukan komunikasi dengan penyedia platform digital. Tidak hanya yang representasi di Indonesia namun juga yang ada di Amerika Serikat.

“Kemarin kita komunikasi dengan Ibu Susan, Ceo Youtube untuk melakukan langkah cepat membersihan ruang digital,” katanya.

Untuk jangka panjang, Kominfo juga akan menyiapkan program gerakan nasional literasi digital. Mulai dari menggelar diseminasi dan sosialisasi tentang ruang digital di Indonesia. Program ini akan menjangkau 72 juta lebih rakyat Indonesia dengan menggandeng 108 lembaga swadaya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini