Kominfo Catat 2.000 Hoaks Terkait Covid-19 Beredar di Medsos

Kuntadi, Koran SI · Jum'at 16 Oktober 2020 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 337 2294731 kominfo-catat-2-000-hoaks-terkait-covid-19-beredar-di-medsos-NAKZDVYprs.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

YOGYAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat lebih dari 2.000 informasi hoaks terkait Covid-19. Informasi ini telah masuk ke berbagai jenis media sosial.

“Lebih dari 2.000 hoaks terkait Covid-19 muncul dari Facebook, Twitter, Instagram hingga Tik-Tok,” kata Menteri Kominfo, Johnny G Plate, usai bertemu dengan Gubernur DIY, di Bangsal Kepatiham Yogyakarta, Jumat (16/10/2020).

Sesuai amanat Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), kata Johnny, Kominfo memiliki tugas menjaga ruang digital agar tetap bersih. Pihaknya telah melakukan cek dan ricek terhadap informasi yang ada di ruang digital. Labeling terus dilakukan untuk memastikan informasi yang berkembang itu hoaks atau disinformasi.

Johnny G Plate

Ketika dipastikan hoaks, maka postingan akan dihapus (take down). Setidaknya sudah ada 1.800 hingga 1.900 yang sudah di-take down. Sisanya masih dalam proses.

Kominfo juga melakukan komunikasi dengan penyedia platform digital. Tidak hanya yang representasi di Indonesia, namun juga yang ada di Amerika Serikat.

Baca juga: Doni Monardo: Aman, Iman, dan Imun Jadi Kunci Selamat dari Covid-19

Untuk jangka panjang, Kominfo juga akan menyiapkan program gerakan nasional literasi digital, mulai dari menggelar diseminasi dan sosialisasi tentang ruang digital di Indonesia. Program ini akan menjangkau 72 juta lebih rakyat Indonesia dengan menggandeng 108 lembaga swadaya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini