Ini Usulan Perhimpunan RS Seluruh Indonesia Soal Sulitnya Ajukan Klaim Covid-19

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 16 Oktober 2020 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 337 2294648 ini-usulan-perhimpunan-rs-seluruh-indonesia-soal-sulitnya-ajukan-klaim-covid-19-bMWdl5kl5I.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Hingga saat ini sebanyak 1.900 rumah sakit rujukan Covid-19 telah mengajukan klaim pembayaran pasien Covid-19. Kementerian Kesehatan melalui Plt. Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir, tidak menampik bahwa beberapa diantaranya masih ada kesulitan dalam proses klaim pembayaran.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI), dr. Kuntjoro Adi Purjanto mengatakan, bahwa dari penjelasan Kemenkes bahwa dalam proses pengajuan klaim ini tidak ada niatan untuk mempersulit klaim.

“Pertama kali kami mengucapkan terimakasih karena komunikasi dan dialog ya, komunikasi tentu dialog rumah sakit yang mengajukan, kemudian memang tidak ada niatan, dari proses pengajuan tersebut tidak ada niatan untuk mempersulit. Karena memang uang itu sudah dikeluarkan untuk Rumah Sakit,” ungkap Kuntjoro dalam Temu Media Pelayanan Kesehatan Covid-19 di Fasilitas Pelayanan Kesehatan secara virtual, Jumat (16/10/2020).

 Baca juga:

Kemenkes: 1.900 RS Ajukan Klaim Tagihan Penanganan Pasien Covid-19

RS Rujukan Covid-19 Sulit Ajukan Klaim, Ini Alasan Kemenkes   

Kuntjoro pun mengusulkan dua hal untuk menyelesaikan masalah untuk RS yang kesulitan pengajuan klaim. Pertama yakni membentuk tim yang akan membantu proses penyelesaian klaim dari RS.

“Langsung saya mengusulkan kepada pak Dirjen, untuk mempermudah proses klaim dari rumah sakit ada pada tim ya, tim penyelesaian klaim. Itu usulan agar membantu apa namanya tim yang ada di pusat, membantu gitu. Akan meringankan beban, akan mempercepat yang sedang berproses untuk pendampingan dan seterusnya,” ungkap Kuntjoro.

Kedua, kata Kuntjoro adalah dengan meningkatkan peran dari Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) untuk mengawasi proses pengajuan klaim pembiayaan untuk rumah sakit rujukan Covid-19.

“Yang kedua yang perlu kita tingkatkan adalah peran dari BPRS nih kita peran untuk melakukan pendampingan dan sebagainya sejenisnya itu juga perlu kita tingkatkan,” katanya.

“Saya kira itu saja, mungkin semacam ini kita teruskan saja. Oh ternyata ini rumah sakit ini belum terbiasa dengan model kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Nah setelah tahu juga jangan didiemin saja, itu fakta ya, kita kawal, kita dampingi,” tambah Kuntjoro.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini