Menhan Prabowo Kunjungi AS, DPR: Politik Luar Negeri Indonesia Bebas Aktif

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 16 Oktober 2020 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 337 2294583 menhan-prabowo-kunjungi-as-dpr-politik-luar-negeri-indonesia-bebas-aktif-iJHuqnjn3N.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PPP Syaifullah Tamliha mengatakan, kunjungan Menteri Pertahanan (menhan) Prabowo Subianto ke Amerika Serikat merupakan kunjungan resmi kenegaraan atas undangan Menteri Pertahanan AS.

Dalam hal ini, kehadiran Menhan RI ke AS sangat dibutuhkan oleh kedua negara, terutama untuk kerja sama di bidang Alutsista.

(Baca juga: Ini Kegiatan Prabowo Subianto Selama 4 Hari di Amerika Serikat)

"AS sebagai salah satu produsen Alutsista memang sedang membutuhkan Indonesia, karena selama ini kita membeli Alutsista dari negara kawasan Eropa dan Rusia. Politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif membutuhkan keseimbangan pembelian dan investasi Alutsista dengan AS," ujarnya.

Syaifullah menjelaskan, Undang-Undang TNI yang ada sekarang lebih menjadikan berkutat di bidang pertahanan, sementara tugas keamanan ABRI di zaman orde baru telah diberikan kepada Kepolisian.

"Saya yakin, AS membutuhkan Indonesia dalam kerjasama Indo -Pasific, terutama mengantisipasi manuver Tiongkok di Laut Cina Selatan. Indonesia memiliki daya tawar yang tinggi dalam konflik di Laut Cina Selatan, sebab negara sekutu AS Amerika, yakni Filipina dan Australia bisa terancam," pungkasnya.

Sekadar diketahui, AS mencabut de facto larangan masuk terhadap Prabowo yang diberlakukan terkait tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Prabowo, (68), sejak lama menjadi sorotan para aktivis HAM terkait masalah Timor Leste.

Namun sejak menjabat sebagai Menhan, Prabowo menjadi tokoh penting saat pemerintahan Trump berupaya memperkuat hubungan pertahanan dengan Indonesia. Kekhawatiran AS adalah, militer Indonesia juga didekati oleh Rusia dan China.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini