Cegah Klaster Covid-19, Pendemo Diminta Terapkan Protokol Kesehatan Lebih Ketat

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 16 Oktober 2020 07:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 337 2294445 cegah-klaster-covid-19-pendemo-diminta-terapkan-protokol-kesehatan-lebih-ketat-13TgF1T4nB.jpg Massa aksi demo UU Cipta Kerja berkumpul di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020). (Okezone/Fahreza Rizky)

JAKARTA – Aksi unjuk rasa merupakan hak setiap warga negara yang dilindungi undang-undang (UU). Namun di sisi lain, kerumunan massa seperti halnya demonstrasi menolak UU Omnibus Law Cipta dewasa ini dikhawatirkan menambah buruk keadaan pandemi virus corona (Covid-19).

Oleh sebab itu, Ketua Satgas Covid-19 PB IDI Zubairi Djoerban meminta masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasinya, diharapkan dengan sangat untuk menerapkan standar protokol kesehatan lebih ketat.

"Protokol kesehatan harus lebih ketat lagi. Jadi kalau pada prinsipnya kerumunan enggak bisa dihambat, tapi maskernya jangan sembarangan, sekarang banyak jual masker bedah. Kemudian jika terpaksa demo tambahin face shield, jangan lupa bawa pencuci tangan, jarang sekali yang bawa, sekarang harus kalau mau lindungi diri karena lindungi keluarga kita juga," kata Zubairi saat dihubungi Okezone, Jakarta, Jumat (16/10/2020).

Zubairi tak menampik rangkaian demonstrasi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja memang berpotensi besar menimbulkan klaster baru penyebaran virus corona.

"Dari beberapa pendemo diperiksa ada yang positif, kemudian, pada waktu demo teriak, nyanyi, buka masker bersentuhan karena banyak orang. Jadi memang risiko besar terjadi penularan terjadi klaster-klaster baru kita perlu khawatir banget," ucap Zubairi.

Sebab itu, Zubairi merasa khawatir apabila dalam satu hingga tiga minggu ke depan, angka positif virus corona kembali bertambah banyak lantaran adanya potensi klaster demonstrasi tersebut.

Baca Juga : Ada Demo Tolak Omnibus Law, Kereta Api Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara

"Yang kemarin diperiksa berarti ada pendemo positif berarti ada banyak banget orang ada kecenderungan yang positif menularkan ke yang lain. Yang kami khawatirkan muncul 1-3 minggu setelah demo," ucap Zubairi.

Baca Juga : Wakil Ketua MPR Minta Polisi Bersikap Humanis Terhadap Para Aktivis

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini