Kasus Aktif Meningkat, Satgas Soroti Penanganan Covid-19 di Jateng, Papua dan Bali

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 15 Oktober 2020 18:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 337 2294273 kasus-aktif-meningkat-satgas-soroti-penanganan-covid-19-di-jateng-papua-dan-bali-EEQuB6oft8.jpg Wiku Adisasmito. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito menyoroti penanganan virus corona di Provinsi Jawa Tengah, Papua dan Bali.

Wiku menjelaskan, di Jawa Tengah, terjadi peningkatan kasus aktif, dari 22,49 persen pada 27 September 2020, meningkat jadi 23,17 persen pada 4 Oktober 2020. Lalu pada 11 Oktober 2020 meningkat lagi jadi 23,94 persen.

"Hal ini terjadi karena Jawa Tengah sedang gencar memfokuskan pada pemeriksaan Covid-19. Sehingga jumlah orang yang terkonfirmasi Covid-19 meningkat pada dua pekan terakhir," ujar Wiku saat jumpa pers secara virtual, Kamis (15/10/2020). 

"Untuk kesembuhan, Jawa Tengah mengalami sedikit penurunan. Penurunan sebesar 0,34 persen dan 0,4 persen terjadi masing-masing pada 4 Oktober dan 11 Oktober," ucapnya. 

Kendati angkanya kecil, kata Wiku, kesembuhan harus tetap dijaga agar selalu meningkat. Dia berpesan kepada Pemprov Jateng untuk dapat meningkatkan pelayanan kesehatan dan memperhatikan kecepatan serta kualitas penanganan pasien Covid-19, utamanya pada pasien dengan gejala sedang, berat dan kelompok rentan.

Wiku.

"Hal ini adalah kunci untuk meningkatkan angka kesembuhan dan menekan angka kematian," tukasnya.

Baca juga: Belajar "Zero Covid-19" dari Kabupaten Sitaro

Selanjutnya di Papua terjadi peningkatan kasus aktif cukup signifikan. Pada 27 September 2020, jumlah kasus aktif di sana sebesar 35,7 persen. Kemudian pada 4 Oktober 2020 meningkat jadi 39,42 persen, lalu pada 11 Oktober 2020 jadi 43,35 persen.

"Pada evaluasi dua pekan sebelumnya, Papua juga mengalami peningkatan kasus aktif. Ini artinya kasus aktif di Papua meningkat persentasenya selama 4 minggu berturut-turut. Jika dilihat dari persentase kesembuhan, Papua juga mengalami perkembangan yang kurang baik. Persen kesembuhan Papua menurun cukup signifikan pada dua pekan terakhir," ujar dia.

"Pada 27 September persentase kesembuhan di Papua 62,8 persen. Kemudian menurun pada 4 Oktober menjadi 59,06 persen. Dan menurun kembali pada 11 Oktober menjadi 55,21 persen," tambahnya. 

Sementara dari persentase meninggal, Papua sempat mengalami peningkatan persentase meninggal, pada 4 Oktober dari yang sebelumnya 1,34 persen pada 27 September menjadi 1,52 persen. Namun, persentase meninggal dapat ditekan sehingga pada pekan berikutnya menurun kembali menjadi 1,44 persen.

Baca juga: Satgas: Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-Rata Dunia

"Peningkatan kasus aktif dan penurunan kesembuhan ini, selain disebabkan terjadinya transmisi lokal, juga disebabkan pelaksanaan kegiatan penelusuran kontak atau tracing, pemeriksaan spesimen atau testing, dan penanganan di pelayanan kesehatan atau treatment yang kurang," ungkap Wiku.

"Selain itu banyak warga yang datang ke rumah sakit dalam keadaan sudah dengan gejala berat. Hal ini menyebabkan pasien menjadi kurang efektif dan menurunkan kemungkinan pasien tersebut untuk sembuh," sambungnya.

Walaupun pemerintah daerah di Papua telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dua Minggu yang lalu, Satgas pusat terus mendorong agar pelaksanaan tracing, testing dan treatment tetap dilakukan dengan masif dan baik. 

Lalu di Bali, Satgas Covid-19 prihatin karena persentase kematian terus mengalami peningkatan selama dua pekan terakhir. Pada 27 September, persentase kematian di Bali adalah 2,97 persen. Kemudian meningkat pada 4 Oktober menjadi 3,11% dan meningkat lagi pada 11 Oktober menjadi 3,17%. 

"Peningkatan kualitas rumah sakit rujukan dan ditambahnya fasilitas isolasi mandiri ataupun rumah sakit darurat ini perlu dilakukan untuk dapat membantu menekan angka kematian. Kepada warga Bali, kami mohon jika mengalami gejala covid 19 untuk segera memeriksakan diri agar dapat ditangani sedini mungkin," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini