Jadi Episentrum Covid-19, Kemenkes: Fasilitas Cuci Tangan di Jakarta Baru 73%

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 15 Oktober 2020 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 337 2294068 jadi-episentrum-covid-19-kemenkes-fasilitas-cuci-tangan-di-jakarta-baru-73-x2310lGWiD.jpg Ilustrasi cuci tangan. (Foto: Medicalnewstoday)

JAKARTA - Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Kirana Pritasari mengatakan, fasilitas cuci tangan pakai sabun (CTPS) di DKI Jakarta, yang menjadi episentrum Covid-19 saat ini baru 73%.

“Di Ibu Kota Jakarta jadi, salah satu episentrum Covid-19 hanya mencatat 73% akses (cuci tangan),” ujarnya dalam pembukaan seminar daring Kampanye Nasional & Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, Kamis (15/10/2020).

Padahal, kata Kirana, CTPS merupakan pilar kedua dari sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Adapun lima pilar higienis sanitasi yaitu, pertama stop buang air besar sembarangan, kedua cuci tangan pakai sabun, ketiga pengamanan air minum dan makanan rumah tangga, keempat pengelolaan sampah rumah tangga dan kelima pengelolaan limbah cair rumah tangga. 

Ilustrasi. (Foto: Shuttterstock)

Saat ini akses fasilitas cuci tangan juga perlu ditingkatkan. Apalagi, masih ada sekitar 40% dari populasi dunia atau sekitar 3 miliar orang tidak memiliki akses fasilitas ini di rumah mereka. Selain itu, fasilitas cuci tangan di sekolah, tempat kerja, fasilitas kesehatan serta ruang publik tempat orang berkumpul seperti pasar dan pusat transportasi, masih sedikit.

Baca juga: Hari Cuci Tangan Sedunia, Ini Pesan Bima Arya untuk Warga Bogor

“Kita perlu tingkatkan akses kepada fasilitas CTPS masih terbatas. Sekitar 40% dari populasi dunia atau sekitar 3 miliar orang tidak memiliki akses kepada sarana CTPS baik di rumah mereka, kurang akses juga di sekolah, tempat kerja, fasilitas kesehatan serta ruang publik tempat orang berkumpul seperti pasar dan pusat transportasi,” ungkap Kirana.

Kirana mengingatkan bahwa dalam pandemi  Covid-19 saat ini kebersihan tangan sangat penting. “Ini untuk menjaga anak-anak kita, para dokter, tenaga kesehatan, para pekerja dan masyarakat secara umum agar aman dari penyebaran Covid-19 dan penyakit menular lainnya,” tegasnya.

Cuci tangan pakai sabun, kata Kirana merupakan salah satu dari tiga perilaku yang menjadi cara yang sangat efektif dalam pencegahan Covid-19, selain memakai masker dan menjaga jarak. “Ketiganya merupakan bagian dari kampanye nasional jangan sampai kendor yang selalu kita dengungkan,” ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini