Kepala BNPB Sebut Indonesia Pernah Rugi 16,1 Miliar Dolar Akibat Karhutla

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 15 Oktober 2020 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 337 2294037 kepala-bnpb-sebut-indonesia-pernah-rugi-16-1-miliar-dolar-akibat-karhutla-t49CD7tQzg.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyebut Indonesia memiliki ancaman bencana hidrometeorologi kering seperti kekeringan atau kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Doni menuturkan Indonesia pernah mengalami karhutla cukup besar pada 2015 hingga menyebabkan kerugian ekonomi mencapai 16,1 miliar dollar AS.

"Sebuah angka yang sangat besar sekali," ucapnya selepas rapat terbatas dengan Presiden Jokowi bertajuk "Persiapan penyelenggaraan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR)" secara virtual, Kamis (15/10/2020).

Kemudian pada tahun lalu atau 2019, Indonesia juga menghadapi karhutla hampir sama seperti pada tahun 2015. Namun bedanya saat ini pemerintah bisa menekan luas lahan yang terbakar meskipun titik apinya sama.

"Tahun lalu pun kita hadapi ancaman yang hampir sama dengan 2015 namun kita bisa menekan jumlah lahan yang terbakar. Jumlah titik api 2015 dengan 2019 juga sama. Tetapi lahan yang terbakar, sebesar 2,6 juta hektare pada 2015 dan 1,6 juta hektare pada 2019. Jadi sejuta hektare bisa ditekan," ungkapnya.

Doni menuturkan keberhasilan ini merupakan buah dari peran serta seluruh komponen, mulai dari masyarakat, pemda, hingga aparat TNI-Polri.

"Ini peran serta seluruh komponen baik pempus, pemda, provinsi, dan relawan serta TNI Polri di daerah," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini