5 Anggota KAMI Jadi Tersangka Kasus UU ITE

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 13 Oktober 2020 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 337 2292983 5-anggota-kami-jadi-tersangka-kasus-uu-ite-XyDSMdYDYm.jpg Brigjen Awi Setiyono. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Polri menetapkan lima orang tersangka terkait dengan demonstrasi penolakan Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja, yang berujung ricuh. Saat ini, mereka juga sudah ditahan oleh Bareskrim Polri.

"Yang sudah 1x24 sudah jadi tersangka. Tapi yang masih belum, masih proses pemeriksaan hari ini," kata Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Awi Setiyono dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2020).

Bareskrim Polri sendiri sebelumnya menangkap delapan orang petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang ditangkap di dua kota yakni Jakarta dan Medan.

Adapun yang ditangkap di Medan berjumlah 5 orang. Sedangkan yang di Jakarta adalah berjumlah tiga orang.

"Yang dari Medan sudah dilakukan penahanan semuanya. Yang di Jakarta, yang tanggal 12 ini berarti sudah lebih dari 1x24 jam. Yang dua belum, kemudian yang Tangerang Selatan ini sudah lebih. Sudah ditahan," ujar Awi.

Adapun kronologi penangkapan delapan orang tersebut yakni, pada tanggal 9 Oktober di Medan polisi menangkap KA. Kemudian pada tanggal 10 Oktober menangkap JG dan NZ. Lalu, pada tanggal 12 Oktober polisi menangkap WRP di Sumatera Utara.

Baca juga: Din Syamsuddin Benarkan 3 Petinggi KAMI Ditangkap Polisi

Selanjutnya untuk di Jakarta, pada tanggal 10 Oktober polisi menciduk KA. Lalu, tanggal 12 Oktober menangkap AP. Dan tanggal 13 Oktober menangkap SG dan JH.

Atas perbuatannya mereka dijerat dengan Pasal 45A ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2014 Tentang ITE dan atau pasal 160 KUHP tentang Penghasutan.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini