KPU: Batas Waktu Penetapan Paslon 30 Hari Jelang Pemungutan Suara

Felldy Utama, iNews · Selasa 13 Oktober 2020 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 337 2292914 kpu-batas-waktu-penetapan-paslon-30-hari-jelang-pemungutan-suara-3URgofQOvG.jpg Plh Ketua KPU Ilham Saputra (Foto: iNews)

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan pembaruan informasi terkait tahapan penetapan pasangan calon (paslon) pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Situasi ini harus dilakukan mengingat beberapa paslon belum melakukan pemeriksaan kesehatan dan penetapan, karena mereka positif terpapar Covid-19.

"KPU sendiri memberi batas waktu hingga 30 hari jelang hari pemungutan suara untuk paslon dinyatakan negatif Covid-19, untuk selanjutnya bisa dilakukan pemeriksaan kesehatan dan penetapan," kata Pelaksana harian (Plh) Ketua KPU Ilham Saputra, dalam keterangannya yang dikutip, Selasa (13/10/2020).

Baca Juga:  Antisipasi Partisipasi Pemilih Rendah, Bamsoet Minta KPU Lebih Fokus Persiapkan Pilkada 2020

Ilham melanjutkan, KPU juga telah mengatur penggantian paslon. Penggantian tersebut bisa dilakukan apabila paslon tidak memenuhi syarat kesehatan, berhalangan tetap, yaitu meninggal dunia dan tidak bisa melakukan tugas secara permanen, dan dijatuhi hukuman berdasarkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap. Apalagi, saat ini juga telah terdapat beberapa paslon yang meninggal dunia setelah pendaftaran.

Terkait penggantian paslon, KPU juga memberi batas waktu hingga 30 hari sebelum hari pemungutan suara. Selebihnya, kata dia, penggantian paslon tidak bisa lagi dilakukan, mengingat hal ini terkait pengadaan logistik surat suara dan formulir-formulir yang harus segera dilakukan pencetakan dan pendistribusian.

Baca Juga:  KPU Tetapkan 1.229.362 Pemilih di Pilkada Depok 2020 

Di samping itu, Ilham menyampaikan bahwa saat ini KPU tengah merancang peraturan pemungutan dan penghitungan suara yang diatur sesuai protokol Covid-19. Selain TPS yang harus sesuai protokol kesehatan, KPU juga memikirkan resiko paparan Covid-19 kepada petugas KPPS.

Berdasarkan pertimbangan Satgas Covid-19, kata dia, rekrutmen petugas KPPS pada usia 20 hingga maksimal 50 tahun. "KPU juga telah memohon pemerintah pusat dapat menambah anggaran APD bagi para petugas KPPS, mengingat dalam NPHD tidak terdapat anggaran," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini