Mahfud Sebut Penembakan terhadap TGPF Intan Jaya Sudah Direncanakan

Riezky Maulana, iNews · Selasa 13 Oktober 2020 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 337 2292867 mahfud-sebut-penembakan-terhadap-tgpf-intan-jaya-sudah-direncanakan-tY5ecTDa1n.jpg Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto : Okezone/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menyebut kelompok kriminal bersenjata (KKB) telah merencanakan aksi penyerangan terhadap Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) di Intan Jaya, Papua. Dengan adanya penyerangan tersebut, Mahfud memastikan KKB memang nyata adanya.

"Adanya penembakan itu sudah jelas membuktikan di sana ada Kelompok Kriminal Bersenjata. Karena begitu terjadi, langsung mereka umumkan, saya yang bertanggung jawab karena saya tidak percaya tim pemerintah, kami hanya meminta tim PBB," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020).

Lebih lanjut dia menjelaskan, saat di lokasi kejadian pengadangan, terlihat dua perempuan yang berjalan lambat. Menurutnya, kedua perempuan tersebut disebut sengaja disiapkan untuk memperlancar aksi KKB.

Petugas yang mengawal pun, kata Mahfud, kemudian memperingatkan agar kedua perempuan itu dapat berjalan di pinggir saja, jangan di tengah karena menghalangi laju rombongan. Setelah itu, kata Mahfud, tembakan dari atas langsung diarahkan oleh kelompok KKB.

"Ketika rombongan TGPF itu berjalan lalu ada perempuan 2 orang di tengah jalan memperlambat laju jalan ini. Pak Faisal itu bilang 'Minggir, minggir Bu' dia tersenyum saja dan datang tembakan dari atas," katanya.

Selain mendapatkan tembakan dari bagian atas, rombongan TGPF ditembaki dari arah bawah. Mahfud menuturkan, sesaat setelah ditembaki dari atas, kedua perempuan sudah menghilang.

"Sedangkan saat tembakan datang, perempuan itu hilang lalu ada tembakan dari bawah lagi untuk memberi kesempatan yang di atas lari. Jadi sudah diatur seperti itu," tuturnya.

Dia mengatakan, pemerintah akan memburu Tentara Pembebasan Nasional Papua-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang mengklaim bertanggung jawab atas kejadian pengadangan dan penembakan terhadap rombongan TGPF. Menurutnya, sudah menjadi tugas negara memburu kelompok-kelompok pemberontak.

"Itu jelas TPNPB yang klaim. Itu yang akan kita buru. Itulah tugas negara memburu yang seperti itu karena kriminal," tuturnya.

Baca Juga : TGPF Intan Jaya Rampung Periksa 25 Saksi, Termasuk Istri Pendeta Yeremia

Sebelumnya, TGPF Intan Jaya ditembak KKB saat kembali dari Hitadipa menuju Sugapa, Papua, Jumat (9/10/2020). Dalam kejadian itu 2 orang terluka.

Kedua korban adalah Bambang Purwoko dan Sertu Fasisal sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sugapa, sebelum akhirnya dievakuasi ke Jakarta. Selama perawatan korban dikawal ketat personel TNI.

Baca Juga : Mahfud MD: TGPF Orang-Orang Berintegritas, Tidak Mungkin Berbohong!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini