Prabowo: 80% Tuntutan Buruh Sudah Terakomodir di UU Ciptaker

Felldy Utama, iNews · Selasa 13 Oktober 2020 13:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 337 2292820 prabowo-80-tuntutan-buruh-sudah-terakomodir-di-uu-ciptaker-C60XDgms19.jpg Prabowo Subianto. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menegaskan, pemerintah telah mengakomodir sebagian besar tuntutan buruh. Hal itu diungkapkannya dalam menanggapi arus penolakan yang sangat besar dari buruh, terkait Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker).

Prabowo menyadari, apa yang dikhawatirkan oleh kaum buruh saat ini. Akan tetapi, dia memastikan sejak lama sudah berjuang untuk membela hak-hak buruh.

"Saya dari dulu berjuang untuk buruh. Gerindra itu partai yang selalu membela buruh," kata Prabowo dalam wawancara eksklusifnya yang dipublikasikan DPP Partai Gerindra, Senin (12/10/2020) malam.

Bahkan, kata dia, saat RUU Omnibus law ini dibahas di DPR, Partai Gerindra juga merupakan salah satu yang paling keras membela semua kepentingan, baik dari petani, nelayan dan khususnya juga buruh. Lebih dari itu, Prabowo menyebut Fraksi Gerindra lah yang paling banyak melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh buruh dan sebagainya.

Prabowo Subianto.

"Dan bisa dikatakan dari permintaan tuntutan buruh, 80 persen sudah diakomodasi di dalam Omnibus Law ini, UU Cipta kerja ini, 80 persen," ujarnya.

Baca juga: Cerita Prabowo saat Terperangkap Demo Tolak UU Ciptaker

Mantan Danjen Kopassus itu mengakui jika pemerintah tidak bisa mengakomodir 100 persen tuntutan buruh. Mengingat, pemerintah juga harus mempertimbangkan kebutuhan-kebutuhan lain dari semua pihak.

"Dan 80 persen sudah tercapai. Ya kan 20 persen lagi masih bisa diperjuangkan, masih banyak cara. Ada judicial review ke MK, ada lagi negosiasi ke pengusaha-pengusaha," ucapnya.

 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini