Usut Kasus RTH Bandung, Direktur Kepatuhan Bank Bukopin Diperiksa KPK

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 13 Oktober 2020 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 337 2292789 usut-kasus-rth-bandung-direktur-kepatuhan-bank-bukopin-diperiksa-kpk-hnOI529YMU.jpg ilustrasi: okezone

JAKARTA -Direktur Kepatuhan Bank Bukopin, Hari Wurianto, diperiksa oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini. Ia dijadwalkan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk Ruang Terbuka Hijau Kota Bandung.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk penyidikam tersangka DS (Dadang Suganda)," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu (13/10/2020).

(Baca juga: Usut Kasus Proyek RTH, KPK Periksa 14 Saksi di Polrestabes Bandung)

Namun belum diketahui apa yang bakal digali penyidik terhadap Hari Wurianto. Pun demikian kaitan kasus ini dengan Direktur Kepatuhan Bank Bukopin tersebut. Diduga, KPK sedang menelisik aliran uang perkara pengadaan lahan untuk RTH Bandung yang kini menjadi rasuah.

Dadang Suganda sendiri merupakan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung. Dadang diduga makelar tanah yang mendapatkan keuntungan sekira Rp30 miliar dalam proses jual-beli tanah untuk proyek RTH Bandung.

Atas perbuatannya, Dadang disangkakan melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelum Dadang, KPK telah lebih dulu menetapkan tiga tersangka dalam perkara ini. Ketiganya yakni, mantan Kadis Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Bandung, Herry Nurhayat (NH); serta dua mantan Anggota DPRD Kota Bandung, Tomtom Dabbul Qomar (TDQ) dan Kadar Slamet (KS).

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini