Deretan Tentara Cantik Ini Siap Ademkan Unjuk Rasa UU Ciptaker

Riezky Maulana, iNews · Selasa 13 Oktober 2020 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 337 2292749 deretan-tentara-cantik-ini-siap-ademkan-unjuk-rasa-uu-ciptaker-Z5Ttx3CEjl.jpg dok: TNI AD

JAKARTA – Tiga ormas besar yang termasuk Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI yaitu Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) ulama, akan menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara pada hari ini, Selasa (13/10/2020).

Massa melakukan unjuk rasa untuk menyuarakan aspirasi penolakannya terhadap Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

(Baca juga: Din Syamsuddin Benarkan 3 Petinggi KAMI Ditangkap Polisi)

Untuk mengatasi hal tersebut, TNI-Polri menurunkan Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) dan Polisi Wanita (Polwan) guna rangka menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan unjuk rasa.

Kepala Penerangan Kodam Jaya (Kapendam Jaya) Kolonel Inf Rifki Friandana Edward mengatakan, pengerahan personel pengamanan perempuan merupakan instruksi langsung dari Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Aburachman.

(Baca juga: Halaman UU Ciptaker Naik-Turun, Sempat 1.035 Kini Jadi 812)

"Kowad dan Polwan diturunkan sesuai dengan instruksi Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya bahwa yang melaksanakan demo adalah masyarakat, maka saat melaksanakan tugas pengamanan di Kedepankan cara persuasif, humanis namun tidak mengenyampingkan ketegasan dari aparat keamanan apabila peserta unjuk rasa melakukan tindakan anarkis," kata Rifki melalui keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Dia melanjutkan, ketegasan aparat keamanan perlu dilakukan dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindakan anarkis, serta terjaganya stabilitas keamanan di wilayah tugas Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya. Terutama di Gedung DPR-MPR dan Istana Negara.

Oleh karena itu, dia berharap, para massa aksi dan aparat keamanan TNI-Polri yang bertugas tidak terprovokasi oleh orang-orang yang akan membuat ricuh. Dia pin berharap, semua pihak dapat menjalankan tugasnya masing-masing.

"Mari kita tetap menjaga keamanan dan ketertiban umum, semoga demo aksi damai ini berjalan dengan baik tanpa terjadi anarkis, karena TNI-Polri yakin baik buruh, mahasiswa dan masyarakat yang melaksanakan demo rata-rata orang terpelajar dan pastinya tidak akan melakukan tindakan anarkis saat berdemo," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini