Presiden Jokowi Minta Jajarannya Antisipasi Bencana Akibat La Nina

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 13 Oktober 2020 10:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 337 2292717 presiden-jokowi-minta-jajarannya-antisipasi-bencana-akibat-la-nina-sQX34j62Cj.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, fenomena La Nina diprediksi akan meningkatkan akumulasi curah hujan bulanan di Indonesia. Berdasarkan data yang diterimanya dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan bulanan di Tanah Air akan naik 20 sampai 40 persen.

"Laporan yang saya terima dari BMKG, fenomena La Nina diprediksi akan menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi jumlah curah hujan bulanan di Indonesia, naik 20 sampai 40 persen di atas normal," ujar Jokowi dalam dapat terbatas yang digelar secara virtual, Selasa (13/10/2020).

Atas hal tersebut, Jokowi ingin jajarannya menyiapkan diri mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi akibat dampak La Nina.

"Saya ingin agar kita semuanya menyiapkan diri mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi," ucapnya.

Presiden Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga memerintahkan jajarannya mengantisipasi dampak La Nina terhadap produksi sektor pertanian, perikanan dan juga perhubungan. Dia ingin hal ini dikalkulasikan secara cermat karena peningkatan curah hujan tersebut tidak kecil.

Baca juga: Antisipasi Banjir Imbas Efek La Nina, Doni Monardo Minta Daerah Siap Siaga

"Karena 20 sampai 40 persen (peningkatan akumulasi curah hujan bulanan akibat La Nina) itu bukan kenaikan yang kecil," tandasnya.

"Saya juga minta supaya disampaikan, disebarluaskan informasi mengenai perkembangan cuaca secepat-cepatnya ke seluruh provinsi dan daerah, sehingga tahu semuanya, sebetulnya curah hujan bulanan ke depan ini akan terjadi kenaikan seperti apa," pungkas Jokowi.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini