TGPF Selesai Kumpulkan Data Kasus Penembakan di Intan Jaya

Riezky Maulana, iNews · Senin 12 Oktober 2020 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 12 337 2292222 tgpf-selesai-kumpulkan-data-kasus-penembakan-di-intan-jaya-GdLTwTkX9S.jpg Ketua Umum Tim Investigasi Lapangan TGPF Benny Mamoto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) bentukan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD telah menyelesaikan tugasnya di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Mereka rampung mencari informasi dan fakta terkait serangkaian penembakan yang terjadi setelah lima hari berada di Papua.

Ketua Umum Tim Investigasi Lapangan Benny Mamoto menuturkan, proses pengumpulan fakta dan informasi dikerjakan di tengah kondisi yang tidak biasa.

"Sampai dengan hari ini kami sudah menyelesaikan target secara maksimal, dalam kondisi seperti ini, artinya tidak dalam kondisi normal," katanya dalam keterangan video, Senin (12/10/2020).

Dia menjelaskan, walaupun ada beberapa saksi yang diminta hadir menemui mereka, tanpa TGPF yang ke lokasi, hal itu dipastikan tetap berjalan memenuhi target. Menurutnya, anggota TGPF tidak menyambangi secara langsung para saksi dikarenakan alasan keamanan.

Baca Juga: TGPF Berhasil Yakinkan Keluarga Pendeta Yeremia Teken BAP dan Autopsi

Benny menjelaskan, bilamana data yang telah dikumpulkan dirasa belum cukup ketika proses analisa, maka TGPF akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membantu proses pelengkapan. Adapun pihak-pihak tersbeut mulai dari Komandan Komando Resor Militer (Danrem) hingga Kapolres.

"Kalau ada kekurangan di sana sini kami akan berkoordinasi dengan Danrem, Dandim, dan Kapolres untuk kelengkapan data yang mungkin masih kami perlukan," ujarnya. 

Setelah ini, Benny mengatakan, timnya akan langsung melakukan analisis, evaluasi, serta rekomendasi kepada Mahfud. Nantinya, sambung Benny, hasilnya akan membantu aparat keamanan untuk menemukan cara-cara efektif dalam pengungkapan serangkaian kasus penembakan tersebut.

"Nanti kami menyusun laporan memberikan analisa, evaluasi, serta rekomendasi. Dari rekomendasi itu akan muncul seperti contoh bagaimana penyidikannya, bagaimana penyidikan secara pro justisia, sehingga apa yang kami dapatkan bisa menjadi info tambahan ataupun pertimbangan langkah oleh para penyidik nantinya," tuturnya.

Dia pun meminta kepada masyarakat untuk tetap mengikuti proses ini hingga tuntas dikarenakan proses yang harus dilalui masih panjang. Dia pun berkeyakinan bahwasanya kebenaran akan dapat ditegakan.

"Marilah kita secara sama-sama mengikuti proses ini karena proses ini masih cukup panjang, dan kami yakin kebenaran akan dapat ditegakkan," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini