Share

TGPF Berhasil Yakinkan Keluarga Pendeta Yeremia Teken BAP dan Autopsi

Riezky Maulana, iNews · Senin 12 Oktober 2020 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 12 337 2292092 tgpf-berhasil-yakinkan-keluarga-pendeta-yeremia-teken-bap-dan-autopsi-oChjOqUNQT.jpg Benny Mamoto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) penembakan di Intan Jaya terus menggali serta mendalami keterangan dari berbagai pihak, termasuk keluarga korban. Hal itu dilakukan guna memperkuat data dan informasi yang sedang dikumpulkan.

Meski sebelumnya TGPF sempat mengalami gangguan dan penembakan pada Jumat 9 Oktober 2020 usai mendatangi tiga tempat kejadian perkara (TKP), namun Benny Mamoto selaku Ketua TGPF menyebut hal itu tidak menyurutkan target pemeriksaan.

"Ini kami lakukan sampai malam, jadi target akan terus kami kejar hingga tercapai," kata Benny Mamoto melalui keterangan tertulisnya, Minggu 11 Oktober 2020 malam.

Baca Juga:  Tertembak di Intan Jaya, Anggota TGPF Dirawat di RSUD Sugapa 

Dia menjelaskan, TGPF berhasil meyakinkan keluarga pendeta Yeremia Zanambani untuk melakukan autopsi dan mendatangani berita acara pemeriksaan (BAP) dari pihak kepolisian. Seperti diketahui, sebelumnya pihak keluarga tidak mau menandatangani BAP, serta autopsi akan dilakukan pada kesempatan lain.

Benny menuturkan, tugas TGPF mengumpulkan data lapangan untuk membuat terang peristiwa ini. Nantinya, segala macam data dan informasi yang telah dikumpulkan akan dianalisis dan evaluasi sebelum pada akhirnya diserahkam ke Mahfud MD selaku Menko Polhukam.

"Seluruh informasi yang kami peroleh akan kami analisa, akan kami evaluasi, kemudian akan kami laporkan kepada bapak Menko Polhukam selaku penanggung jawab," ujarnya.

Dia pun memberikan apresiasi kepada TNI-Polri yang bertugas di daerah Intan Jaya, karena telah membantu keamanan TGPF. "Memang berat sekali kondisi medan, kemudian keterbatasan transportasi-komunikasi, itu semua jadi kendala," katanya.

Baca Juga: TGPF Kasus Intan Jaya Terus Bekerja Walaupun Diserang KKB 

Sejauh ini, TGPF telah mendatangi lokasi TKP penembakan, pemakaman dan gereja, bertemu keluarga korban, serta sejumlah saksi lain di lapangan. Tim pun telah meneliti TKP dan berdialog dengan keluarga serta warga yang bercerita di lokasi TKP.

Diberitakan sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menyebut polisi cukup kesulitan mengungkap dalang pembunuh Pendeta Yeremia. Kesulitan itu juga karena jenazah tidak dapat melihat jenazah.

Oleh pihak keluarga jasad Pendeta Yeremia langsung dikuburkan. Kesulitan lain, keterangan istri mendiang juga berbeda-beda.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini