Evakuasi Anggota TGPF Korban Penembakan KKB Dilakukan 2 Tahap

Riezky Maulana, iNews · Sabtu 10 Oktober 2020 11:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 10 337 2291490 evakuasi-anggota-tgpf-korban-penembakan-kkb-dilakukan-dalam-2-tahap-RHYDJLsTG6.jpg Foto: iNews.

JAKARTA - TNI melakukan evakuasi satu anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dan seorang prajurit yang menjadi korban penembakan brutal oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari Papua menuju Jakarta. Evakuasi dilakukan pada pagi hari ini, Sabtu (10/10/2020).

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan, evakuasi dibagi ke dalam dua tahap, tahap pertama korban dibawa dari Timika ke Makassar. Tahapan kedua yakni, Makassar ke Jakarta.

BACA JUGA: Anggota TGPF Korban Penembakan KKB di Intan Jaya Dievakuasi ke Jakarta

"Evakuasi pertama menggunakan Heli TNI AU EC-725/HT-7206 dengan Pilot Mayor Pnb Adam Hardiman Ali, berangkat dari Sugapa, Kabupaten Intan Jaya menuju Timika. Selanjutnya nanti kedua korban akan diterbangkan menuju Jakarta via Makassar dengan menggunakan pesawat TNI AU Boeing 737/AI-7302, Pilot Mayor Pnb Handyka Prama," kata Suriastawa dalam keterangan tertulis, Sabtu.

Suriastawa menjekaskan, kedua korban, atas nama Bambang Purwoko yang merupakan Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) anggota TGPF dan prajurit TNI Sertu Faisal Akbar dalam kondisi stabil. Akan tetapi, perlu dilakukan penanganan intensif di Jakarta.

"Saat ini kondisi Bambang Purwoko yang mengalami luka tembak di atas pergelangan kaki kiri dalam keadaan stabil, namun peluru masih bersarang dikarenakan kekurangan peralatan medis di UPTD RSUD Kabupaten Intan Jaya," tuturnya.

BACA JUGA: Anggota TGPF Intan Jaya Ditembak KKB, Langsung Dilarikan ke RSUD Sungapa

"Sedangkan untuk Sertu Faisal Akbar yang mengalami luka tembak pada pinggang kiri depan tembus pinggang kiri belakang kondisinya juga stabil dan sudah tidak terjadi pendarahan,” katanya.

Dia memastikan, selama proses evakuasi menuju Jakarta, kedua korban turut didampingi tim kesehatan, yang terdiri dari beberapa dokter dan tenaga medis TNI guna memastikan selama dalam perjalanan kondisinya tetap stabil. Menurutnya, proses evakuasi berjalan lancar dan aman.

"Seluruh rangkaian Evakuasi Anggota Tim Gabungan Pencari Fakta Kemenko Polhukam dan Unsur Pengamanan TGPF dari Distrik Sugapa, Kab. Intan Jaya berjalan dengan aman dan lancar," ujarnya.



Sementara itu, rombongan tim lainnya yang diketuai Benny Mamoto itu masih berada di Distrik Sugapa. Menurut Suriastawa, tim berencana kembali dari Distrik Sugapa ke Timika pada senin tanggal 12 Oktober 2020.

"Selanjutnya akan langsung kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat komersil," ujarnya.

Untuk diketahui kejadian penembakan kepada rombongan TGPF terjadi di tanjakan Wabogopone, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Intan Jaya, usai melakukan olah TKP di Hitadifa. Rombongan TGPF di tembak dari berbagai arah oleh KKB.

"Penembakan terjadi pada tanggal 9 Oktober 2020 pukul 15.45 WIT saat rombongan TGPF dalam perjalanan pulang dan sampai di tanjakan Wagonopone, Kampung Mamba tiba-tiba ditembaki dari arah kanan dan kiri jalan,” ujar Suriastawa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini