Ini Cara Hacker Retas Website DPR

Kiswondari, Sindonews · Kamis 08 Oktober 2020 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 08 337 2290450 ini-cara-hacker-retas-website-dpr-zsLQ7VsYSe.jpg Foto: The Guardian

JAKARTA – Laman resmi DPR RI di www.dpr.go.id sempat diretas pagi ini. Laman pun sempat tidak bisa diakses.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar mengakui bahwa ada upaya peretasan website atau laman resmi DPR di www.dpr.go.id sejak Senin 5 Oktober 2020 malam hingga siang ini. Meskipun laman sudah bisa diakses publik, laman masih terasa berat akibat efek peretasan dan virus.

(Baca juga: Situs Resmi DPR RI Tak Bisa Diakses, Berhasil Diretas?)

“Ya itu makanya sebenernya sudah dimonitor juga baik dari Telkom maupun kepolisian Bareskrim. Memagari juga untuk upaya menyerbu supaya terjadi, tapi memang masih agak berat sampai sekarang tapi kami tetap memagari,” kata Indra saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (8/10/2020).

Indra juga mengungkap cara peretas dalam kasus peretasan laman DPR ini yakni, dengan cara menggunakan DDoS (Distributed denial-of-service), kemudian membanjiri laman resmi DPR dengan virus-virus. “Mereka (peretasannya) kan ini modelnya di DDoS ya. Membanjiri website dengan berbagai itu ya, virus,” paparnya.

Pihaknya juga sudah melakukan antisipasi dengan bekerja sama dengan Telkom dan Bareskrim Polri untuk memonitor laman DPR. Serta, memagari laman resmi DPR itu agar terhindar dari aksi peretasan.

Terkait tulisan di laman yang berubah, Indra menjelaskan bahwa tulisan itu bukan bagian dari peretasan, melainkan hasil editing semata sehingga tulisannya nampak berubah. “Tapi kalau tulisan itu semua editan. Nggak ada. Itu cuma editan aja,” ujar Indra.

Sebelumnya laman resmi DPR sempat berubah tulisannya dari Dewan Perwakilan Rakyat menjadi Dewan Pengkhianat Rakyat di laman depannya. Laman juga sempat tidak bisa diakses sejak pagi.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini