Share

Bima Arya Dangdutan di Bogor, di Sumenep Hiburan Hajatan Dibubarkan

Abdul Rahem, iNews · Kamis 08 Oktober 2020 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 08 337 2290429 bima-arya-dangdutan-di-bogor-di-sumenep-hiburan-hajatan-dibubarkan-S5No6zHAUK.jpg Polisi bubarkan hiburan yang digelar dalam suatu hajatan di Sumenep. Foto: Abdul Rahem

SUMENEP – Beda daerah beda kebijakan dalam pengaturan hajatan pada masa pandemi Covid-19. Contoh suatu acara di Bogor boleh menggunakan band untuk menghibur hadirin.

Wali Kota Bogor Bima Arya mendukung band mengisi acara asal menerapkan protokol kesehatan. Bahkan ia tertangkap kamera ikut bernyanyi atau dangdutan di acara kerabatnya.

"Saya kira enggak ada masalah. Yang lain pakai masker yang lagi makan enggak pakai masker. Yang nyanyi pun jaga jarak ya. Jadi saya kira tidak ada protokol kesehatan yang dilanggar di situ," ujarnya.

Sementara di Sumenep, acara seperti tidak boleh. Jika memaksa ada hiburan, maka hajatan yang digelar akan dibubarkan secara paksa.

Ya, petugas Polres Sumenep mendatangi suatu hajatan warga. Petugas pun mengambil mikrofon kemudian mengimbau agar acara tidak menggunakan hiburan.

Baca Juga: Viral Dangdutan Wali Kota Bogor, Ini Klarifikasi Bima Arya 

“Hajatan silakan tetapi tidak boleh hiburan. Sekali lagi saya ulangi, hajatan silakan, tidak boleh ada hiburan,” ucap polisi di acara hajatan tersebut.

Sementara Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, larangan tersebut dilakukan untuk menekan penularan virus corona (Covid-19). Hal ini mengingat Kabupaten Sumenep masih berstatus zona merah coviC-19.

Menurutnya, upaya pendisiplinan penerapan protokol kesehatan akan terus dilakukan hingga Sumenep berada di zona hijau Covid-19.

Baca Juga: Polisi Usut Pengunggah Video Polisi Dangdutan yang Viral

“Untuk antisipasi penularan covid-19 di sSumenep, kita telah membubarkan hiburan, kegiatan-kegiatan yang mengundang kerumunan massa. Hajatannya tetap dilaksanakan tapi hiburannya tidak boleh,” ucap Widiarti.

Sementara berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep per 6 Oktober 2020, skasus positif corona mencapai 413. Terdata juga 330 selesai isolasi, dan 28 orang meninggal dunia.

 

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini