Damkar DKI Sebut DPR Lakukan Penyemprotan Disinfektan Mandiri

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 08 Oktober 2020 11:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 08 337 2290314 damkar-dki-sebut-dpr-lakukan-penyemprotan-disinfektan-mandiri-p5GpDblvN4.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan memastikan, pihaknya belum menerima permintaan untuk penyemprotan disinfektan di Gedung DPR RI.

Ia mendapatkan informasi bahwa Gedung DPR RI akan melakukan penyemprotan secara mandiri, setelah adanya 18 anggota DPR terpapar Covid-19 usai mengesakan UU Cipta Kerja.

"Sampai saat ini belum dapat permintaan, informasi dari Pak Sekjen, disinfektan akan mandiri," kata Satriadi saat dikonfirmasi, Kamis (8/10/2020).

 Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, DPR Akan Batasi Tamu yang Masuk 

Ia memastikan, penyemprotan disinfektan mandiri diperbolehkan. Bahkan, lanjut dia, kebijakan tersebut lebih bagus.

"Sendiri itu lebih bagus, kalau Damkar kan ke Fasum dan Fasos dan tempat peribadatan. Kalau memang ada permintaan yang sifatnya pelayanan kami juga siap. Tapi masyarakat pun bisa, kalau mau lingkungannya rumahnya ingin didisinsfektan kami layani koorindasi, dengan Pak RT," ujarnya.

 Baca juga: Gedung DPR Lockdown hingga 8 November 2020

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengungkap, bahwa sebanyak 40 orang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 18 orang di antaranya merupakan anggota DPR.

Kondisi ini pun dijadikan dalih oleh DPR untuk mempercepat pengesahan Rancangan Undang-Undang Omnibus Law tentang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) pada Senin 5 Oktober sore kemarin, yang semula dijadwalkan Kamis, 8 Oktober.

"Ya anggota (DPR) ada 18 (positif Covid-19)," kata Azis kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 6 Oktober 2020.

Politikus Partai Golkar ini menuturkan, selain anggota DPR, sejumlah staf dan tenaga ahli (TA) DPR juga terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga, ada sekitar 40 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di gedung wakil rakyat tersebut. Tetapi, ia tidak mengetahui persis jumlah staf dan TA yang positif itu.

"Tadi saya sampaikan, 18 anggota (DPR), selebihnya staf, tenaga ahli dan sebagainya," terang Azis.

 

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini