Gedung DPR Tak Di-Lockdown Meski 18 Anggota Dewan Positif Covid-19

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 07 Oktober 2020 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 337 2289878 gedung-dpr-tak-di-lockdown-meski-18-anggota-dewan-positif-covid-19-KJLfi7UToE.jpg Gedung DPR RI. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Sebanyak 18 anggota DPR RI dinyatakan positif Covid-19. Lantas, apakah Kompleks Parlemen Senayan akan di-lockdown?

Sekjen DPR RI, Indra Iskandar mengatakan, pihaknya tak memberlakukan lockdown alias penutupan pasca-18 anggota Parlemen terpapar Covid-19.

"Enggak, kita enggak menyebut lockdown, tapi kita melakukan penertiban-penertiban berdasarkan urgensi fleksibilitas berkaitan dengan pelayanan dewan. Selebihnya kegiatan dilakukan dengan work from home," ujar Indra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/10/2020). 

Ilustrasi. (Foto: Shuttterstock)

Sebagai antisipasi, pihaknya menyemprotkan disinfektan di ruang-ruang kerja anggota dewan. “Istilah lockdown ini sebenarnya adalah istilah supaya kita memang, di masa reses ini kita ingin melakukan disinfektan dan mensterilkan ruang-ruang kerja," ucapnya.

Baca juga: Sekjen DPR Sebut Lebih dari 18 Anggota Positif Covid-19

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengungkap, sebanyak 40 orang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, terkonfirmasi positif Covid-19, 18 orang di antaranya merupakan anggota DPR.

Kondisi ini pun dijadikan dalih DPR untuk mempercepat pengesahan Rancangan Undang-Undang Omnibus Law tentang Cipta Kerja (RUU Ciptaker), pada Senin 5 Oktober sore, yang semula dijadwalkan Kamis, 8 Oktober.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini