Mantan Presenter TV Swasta Dalton Tanonaka Ditangkap

Irfan Ma'ruf, iNews · Rabu 07 Oktober 2020 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 337 2289747 mantan-presenter-tv-swasta-dalton-tanonaka-ditangkap-2dMAVCxhds.jpg Foto: wikipedia

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat (AS), Dalton Ichiro Tanonaka yang merupakan terpidana perkara penipuan dan penggelapan.

Mantan pembaca berita berbahasa Inggris di salah satu televisi swasta tersebut  merupakan buronan sejak 2018. Dia ditangkap di kawasan Jakarta Selatan, pada Rabu, 7 Oktober, dini hari.

"Ditangkap di tempat tinggalnya di apartemen di daerah Permata Hijau sekitar 00.40 WIB," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono Rabu (7/9/2020).

Terpidana ini terlibat penipuan dan penggelapan dengan modus investasi. Dalton yang merupakan mantan pembaca berita di televisi ini merayu korban untuk menginvestasikan uangnya sebesar 1 juta dolar AS di perusahaannya PT Melia Media Internasional yang bergerak di bidang pembuatan program televisi.

Dalton mengiming-imingi korban dengan keuntungan mencapai 25 persen. Namun, korban tak langsung percaya dan meminta Dalton untuk memperlihatkan profile perusahaannya.

Tetapi, Dalton berdalih jika ingin melihat profile perusahaanya korban harus menyetorkan uang investasi sebesar 500 ribu dolar AS. Korban pun terperdaya dan menyetujuinya.

"Namun apa yang dijanjikan oleh terpidana ternyata tidak benar, perusahaan itu tenyata tidak untung melainkan mengalami kerugian cukup besar," kata Hari.

Sehingga, koban yang merasa tertipu melaporkan perkara itu dan disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 2014 silam.

Dari persidangan itu, Dalton dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan. Namun, dia mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan dinyatakan tak bersalah.

"Pengadilan Tinggi Jakarta menjatuhi putusan yang melepaskan terdakwa dari tuntutan pidana atau lepas dari segala tuntutan," bebernya.

Kemudian jaksa penutut umum pun mengajukan kasasi ke Mahakamah Agung (MA). Pengajuan itu diterima dan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor : 761 K/Pid/2018 tanggal 4 Oktober 2018, Dalton dinyatakan bersalah dan dihukum 3 tahun penjara.

"Kasasi diterima oleh MA, sehigga terpidana dijatuhi hukuman 3 tahun dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap," kata dia.

Namun, usai putusan itu keberadaan Dalton tak diketahui. Hingga akhirnya setelah menjadi buronan sekitar dua tahun, dia pun tertangkap.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini