Polisi Analisis Digital Forensik Kamera Pemantau di Gedung Kejagung

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 07 Oktober 2020 07:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 337 2289605 polisi-analisis-digital-forensik-kamera-pemantau-di-gedung-kejagung-3y7OM6msaw.jpeg Gedung Kejagung Kebakaran (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Bareskrim Polri hingga kini belum menetapkan tersangka pembakaran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), meskipun sudah disimpulkan adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut. Penyidik Bareskrim masih terus memburu pelaku pembakaran.

Salah satu upaya yang dilakukan penyidik Polri yakni dengan melakukan serangkaian pemeriksaan saksi dan ahli. Tak hanya itu, penyidik juga sudah mulai menganalisis digital forensik rekaman kamera pemantau (CCTV) yang ada di lobby Gedung Utama Kejagung.

"Penyidik melakukan pemeriksaan laboratoris digital forensik terhadap barang bukti berupa kamera pemantau pada mesin absensi yang berada di lobby Gedung Utama Kejaksaan Agung," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Awi Setiyono saat dikonfirmasi, Selasa, 6 Oktober 2020.

Awi belum memaparkan lebih jauh hasil analisis digital forensik kamera pemantau yang ada di Gedung Kejagung. Namun, dipastikan Awi, pihaknya telah mengonfirmasi serta memintai pendapat sejumlah ahli terkait konstruksi perkara pidana kebakaran Gedung Kejagung.

Salah satu ahli yang telah diminta keterangannya yakni pejabat Kemenaker. "Penyidik melakukan pemeriksaan atau permintaan keterangan ahli dari Dirjen Pembinaan, Pengawasan, Ketenagakerjaan dan K3," ucapnya.

Penyidik Bareskrim juga telah melakukan upaya pemeriksaan laboratoris terkait sejumlah sidik jari yang ada di beberapa barang bukti. Hal itu dilakukan untuk mengetahui pemilik sidik jari yang ada di sejumlah barang bukti.

"Terakhir melakukan pemeriksaan laboratoris DNA dan sidik jari laten terhadap barang bukti yang ditemukan," ungkapnya.

Baca Juga : 5 Pegawai RSUD Cideres Majalengka Positif Covid-19

Serangkaian pemeriksaan dan uji laboratoris digital forensik itu dilakukan Polri untuk membuat terang peristiwa pembakaran Gedung Kejagung. Sekaligus, untuk mencari tersangka dari pembakaran itu.

Sebab sebelumnya, Polri telah menyimpulkan adanya unsur pidana dalam peristiwa kebakaran di Gedung utama Kejagung. Polri pun telah meningkatkan kejadian kebakaran di Gedung Kejagung ke tahap penyidikan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini