Mendagri Sebut Masih Ada Petugas Dukcapil yang Cari Celah

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 06 Oktober 2020 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 06 337 2289330 mendagri-sebut-masih-ada-petugas-dukcapil-yang-cari-celah-cKJfXUGLaO.jpg Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan agar sistem administrasi kependudukan di Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) harus selalu diperbaharui dan diperbaiki. Menurutnya, dalam sebuah sistem dimungkinkan ada celah yang membuatnya menjadi kurang sempurna.

“Yang perlu kita waspadai adalah sistem ini harus terus di-update dan diperbaiki. Karena mungkin ada celah-celah yang masih bisa membuatnya kurang sempurna,” katanya dalam Rakornas Dukcapil, Selasa (6/10/2020).

Baca Juga: Tito: 2% Penduduk Belum Masuk Database Kependudukan

Dia menekankan bahwa sebagus apapun sebuah sistem semua tergantung pada operatornya. Menurutnya sistem sebagus apapun jika operatornya kurang baik maka tak akan maksimal.

“Contoh-contoh kasus di daerah. Saya tidak ingin menyebutkan daerahnya. Sistem yang telah bagus, tapi operator mencari celah, akhirnya terjadi pelanggaran-pelanggaran oleh para petugas,” ungkapnya .

Tito pun menyinggung kasus Djoko Tjandra yang berstatus DPO tapi dapat membuat e-KTP. Dia telah meminta agar Ditjen Dukcapil melakukan perbaikan. Di mana di dalam sistem Dukcapil sudah ada fitur peringatan terkait status DPO ini.

“Fitur-fitur adanya DPO ini bisa alert, bisa mencegah moral hazard atau penyimpangan,” ungkapnya.

Menurutnya, tak hanya sistem yang terus diperbaiki tapi juga kualitas moral dan mental petugas. Hal ini mengingat jaringan dukcapil luas dan melibatkan banyak orang sehingga semakin sulit dikontrol,” tuturnya.

“Oleh karena itu, perbaikan sistem dan perbaikan kualitas mental dan moral ini jadi sangat penting. Di samping itu kuantitas jumlah manusia yang mengawaki,ini perlu dievaluasi pak kepala dinas. Cukup apa tidak? Bagimana jalan keluar untuk mencukupi kuantitas? Tak perlu terlalu banyak petugas sebab bisa menimbulkan pengangguran terselubung. Ini perlu perbaikan di masa mendatang,” pungkasnya.

Baca Juga: Kepala Dinas Dukcapil Wajib Berkawan dengan Penjaga Makam!

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini