DPR Minta Pelanggar Protokol Covid-19 di Pilkada Ditindak Tegas

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 02 Oktober 2020 20:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 337 2287596 dpr-minta-pelanggar-protokol-covid-19-di-pilkada-ditindak-tegas-mr3QjVWSWg.jpeg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus proaktf dalam mengawasi protokol kesehatan Covid-19 selama tahapan kampanye Pilkada serentak 2020. Bila ada temuan, maka harus ditindak supaya kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Bawaslu jangan hanya melihat dan bekerja untuk mencari, menemukan pelanggaran saja. Bawaslu harus ikut juga berperan serta mengimbau, menegakkan protokol kesehatan Covid-19 dalam tahapan pilkada ini," kata Anggota Komisi II DPR RI Junimart Girsang, Jumat (2/10/2020).

Baca Juga: Berkantor di Depok, Ridwan Kamil Ingin Pastikan Tak Ada Klaster Pilkada

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengatakan, regulasinya sudah jelas dalam menyikapi pelanggaran kampanye. Bila ada pelanggaran dalam proses tahapan pilkada, menurut Junimart, sesuai kesepakatan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II, Bawaslu cukup memberikan peringatan satu kepada pasangan calon sebagai penanggung jawab tim sukses atau massanya.

Bawaslu, sambungnya, harus konsisten dalam menegakan peraturan. Termasuk terhadap Bawaslu di daerah dalam menerapkan Peraturan Bawaslu.

"Bawaslu RI harus tegas kepada Bawaslu daerah dalam menerapkan Perbawaslu-nya tanpa tafsir supaya tidak menimbulkan pro dan kontra," ujarnya.

Baca Juga: Mahfud MD Ingatkan TNI-Polri Tegas ke Pelanggar Protokol Kesehatan saat Pilkada

Selain itu, data yang dimiliki Bawaslu mengenai temuan pelanggaran harus menjadi sebuah evaluasi dan pembelajaran.

Dalam penegakan protokol kesehatan Covid-19 ada pula Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 yang juga harus dijalankan Bawaslu, KPU bersama TNI dan Polri.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini