Peristiwa 2 Oktober: Selamat Hari Batik Nasional

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 02 Oktober 2020 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 337 2287148 peristiwa-2-oktober-selamat-hari-batik-nasional-9ETGNs5YVG.jpg Batik. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah menetapkan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2009. Saat itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerbitkan Kepres Nomor 33 Tahun 2009 yang menetapkan Hari Batik Nasional.

Tanggal penetapan Hari Batik Nasional tersebut sesuai dengan ditetapkannya batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity), oleh UNESCO di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 2 Oktober 2009.

Penetapan Hari Batik Nasional juga dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap upaya perlindungan dan pengembangan batik sebagai warisan budaya Indonesia.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga turut menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 003.3/10132/SJ tentang Pemakaian Baju Batik dalam Rangka Hari Batik Nasional.

Batik pertama kali diperkenalkan ke pentas dunia oleh Presiden Soeharto, saat menghadiri konferensi PBB pada pertengahan 80-an. Sampai saat ini, Istana juga masih menjadikan batik sebagai salah satu cindera mata bagi para tamu kenegaraan.

Batik semakin dikenal dalam kancah dunia internasional, saat Indonesia menjadi tuan rumah KTT APEC II di Bogor, Jawa Barat, pada 1994. Pemerintah menyiapkan batik tulis untuk kepala negara yang dibuat dengan corak dan simbol dari negara-negara peserta.

Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton hingga Perdana Menteri Malaysia Mahatir Muhammad juga memakai batik dalam acara tersebut. Alhasil, setiap KTT APEC berikutnya, kepala negara peserta wajib menggunakan pakaian nasional tuan rumah untuk foto bersama.

Sejarah batik Indonesia bersinggungan langsung dengan perkembangan Kerajaan Majapahit dan penyebaran ajaran Islam di Pulau Jawa.

Pengembangan batik banyak dilakukan pada zaman Kesultanan Mataram, dan berlanjut pada zaman Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta.

Kesenian membatik telah dikenal sejak Kerajaan Majapahit.Teknik batik diperkirakan telah diketahui sejak dari Mesir kuno atau Sumeria. Teknik tersebut meluas hingga ke Afrika dan Asia.

Hingga awal abad ke-20, batik yang dihasilkan merupakan batik tulis. Batik cap baru dikenal setelah Perang Dunia I berakhir atau sekitar tahun 1920.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini