Dipimpin Presiden Jokowi, Upacara Hari Kesaktian Pancasila Berlangsung Khidmat

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 01 Oktober 2020 08:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 337 2286531 dipimpin-presiden-jokowi-upacara-hari-kesaktian-pancasila-berlangsung-khidmat-AlFWKRT7mC.jpg Tangkapan layar upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur (Foto: iNews)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2020 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2020) pagi. Upacara turut dihadiri Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Berdasarkan pengamatan Okezone secara daring, Jokowi tampak mengenakan setelan jas dan peci. Ia menjadi inspektur upacara. Setelah menerima laporan dari petugas upacara, dilakukan pembacaan Pancasila oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, dan dilanjutkan pembacaan UUD 1945 oleh Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti.

Kemudian, Ketua DPR Puan Maharani membacakan dan menandatangani ikrar. "Kami yang melaksanakan upacara ini menyadari sepenuhnya kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945 pada kenyatannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri," ujar Puan saat membacakan ikrar.

Baca Juga: Tayangan Film G30S/PKI, Putri Jenderal Nasution: Kejadian Asli Sangat Menakutkan!

Puan melanjutkan, rongrongan tersebut dimungkinkan karena kurang waspadanya bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasla sebagai ideologi negara.

"Dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya NKRI maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati hari Kesaktian Pancasila kami bulatkan tekad untuk pertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI," tutur politikus PDI Perjuangan itu.

Lalu, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy membacakan doa untuk kebaikan bangsa Indonesia. Upacara peringatan kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Kisah Mistis di Kamar Jenderal Ahmad Yani, Ada Oknum Menebar Melati dan Sesajen

Meski tidak semua peserta upacara bisa hadir secara fisik. Namun, mereka tetap bisa mengikuti upacara secara virtual dan upacara tetap bisa berlangsung secara khidmat.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini