Peristiwa 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 01 Oktober 2020 07:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 337 2286492 peristiwa-1-oktober-hari-kesaktian-pancasila-kd9NZXJDwB.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Bangsa Indonesia memperingati 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Peristiwa ini terjadi setelah gagalnya Partai Komunis Indonesia (PKI), melakukan kudeta yang dikenal dengan Gerakan 30 September (G30S) PKI.

G30S PKI merupakan sejarah kelam bangsa Indonesia, lantaran adanya tragedi percobaan kudeta menggulingkan pemerintahan Presiden Soekarno dengan mengubah Indonesia sebagai negara komunis.

 Baca juga: Dipelukan Alpiah Makasebape Ade Irma Suryani Menghembuskan Napas Terakhirnya 

G30S PKI menelan korban enam perwira tinggi TNI AD dan seorang lainnya berpangkat pamen. Mereka Letnan Jendral Anumerta Ahmad Yani, Mayjen Raden Soeprapto, Mayjen Mas Tirtodarmo Haryono, Mayjen Siswondo Parman, Brigjen Donald Isaac Panjaitan, Brigjen Sutoyo Siswodiharjo, dan Lettu Pierre Andreas Tendean.

Presiden Soeharto melalui pemerintahan Orde Barunya menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Itu dilakukan guna menghormati gugurnya para pahlawan revolusi tersebut.

 Baca juga: Tayangan Film G30S/PKI, Putri Jenderal Nasution: Kejadian Asli Sangat Menakutkan!

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap menjadi inspektur upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta Timur. Lokasi ini diketahui sebagai tempat ditemukannya keenam pahlawan revolusi tersebut.

Pemerintah juga mengibarkan bendera setengah tiang pada 30 September, untuk menggenang peristiwa G30S PKI. Lalu, sang saka merah putih akan kembali berkibar penuh pada 1 Oktober.

 

Pada 1 Oktober, satuan RPKAD yang saat itu di bawah pimpinan Kolonel Sarwo Edhi Wibowo berhasil merebut Gedung RRI Pusat, dan Kantor Pusat Telekomunikasi yang sebelumnya dikuasai para pemberontak PKI.

Sementara itu, Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban dipimpin Mayjen Soeharto. Operasi ini kemudian dilanjutkan dengan penangkapan tokoh-tokoh yang diduga kuat terlibat G30S PKI.

Pada akhir 1965, diperkirakan sekitar 500 ribu hingga 1 juta anggota, atau pendukung PKI ditumpas untuk melenyapkan gerakan kudeta PKI.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini