Survei SMRC: Mayoritas Responden Tak Pernah Dengar Isu Kebangkitan PKI

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 30 September 2020 20:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 337 2286394 survei-smrc-magyoritas-responden-tak-pernah-dengar-isu-kebangkitan-pki-mBpgNdcRjx.jpg Ilustrasi bendera PKI (Foto : Dok Okezone)

JAKARTA - Hasil survei Saifuk Mujani Research and Consulting (SMRC) menyatakan bahwa cukup banyak masyarakat yang tidak mengetahui adanya isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Direktur Eksekutif SMRC Sirojuddin Abbas menyatakan, berdasarkan temuan survei yang dilakukan oleh pihaknya terdapat 64 % responden tidak mengetahui atau tidak mendengar kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI).

“64% mengaku tidak tahu atau tidak pernah dengar soal kebangkitan PKI,” ujar Sirojuddin dalam rilis survei SMRC secara virtual, Rabu (30/9/2020).

Sementara itu, dari sisi awerness atau tingkat kesadaran pihaknya menemukan ada 36 % warga Indonesia saat ini tahu ataupun pernah mendengar isu terjadinya kebangkitan PKI. Dilanjutkannya, sebesar 38,7% dari responden yang tahu tadi menyatakan setuju terhadap kebangkitan PKI.

Dari situ, sebanyak 14 persen dari total populasi responden survei SMRC menyatakan setuju terhadap kebangkitan PKI. Sementara itu sebanyak 61% respon tidak percaya terhadap kebangkitan PKI.

"Jadi, artinya total populasi Indonesia yang tahu atau mengatakan setuju bahwa saat ini sedang ada kebangkita PKI di Indonesia. Itu ada 14 persen," tutur Sirojuddin.

Sirojuddin menjelaskan, untuk tren tentang terjadinya kebangkitan PKI tidak mengalami perubahan yang signifikan sejak Juni 2016 hingga September 2020. Dengan presentasenya berada diangka 10-16%. Ia menyebutkan, bahwa tren tertinggi isu kebangkitan PKI terjadi pada bulan Mei 2018 dengan angka sekitar 16 %. Sementara terendah di bulan November 2016 dan bulan Maret 2020 sekitar 10%.

“Jadi secara umum memang kami melihat warga Indonesia yang setuju dengan orang bahwa saat ini tengah terjadi kebangkitan PKI itu tidak banyak berubah dari tahun 2016 sampai ini kisarannya antara 10-16 persen,” katanya.

 Baca Juga : Mendagri Tito : Black Campaign Adalah Pidana!

Selain itu, hasil survei SMRC menghasilkan sebanyak 79% masyarakat menganggap isu kebangkitan PKI sudah menjadi ancaman bagi negara. "Ada 79% yang mengatakan kebangkitan PKI ini sudah cukup serius mengancam negara,” tandasnya.

Sekadar informasi survei SMRC ini dilaksanakan pada 23-26 September 2020. SMRC melakukan survei terhadap seluruh warga indonesia berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Survei dilakukan melalui telepon dengan jumlah responden sebanyak 1.203. Untuk Margin of eror survei diperkirakan antara kurang lebih 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini