Mendagri Tito : Black Campaign Adalah Pidana!

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 30 September 2020 20:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 337 2286391 mendagri-tito-black-campaign-adalah-pidana-37JVjubf3r.jpg Mendagri Tito Karnavian (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mewanti-wanti agar pasangan calon (paslon) dan tim sukses (timses) agar berkontestasi secara sehat. Dia meminta agar tidak melakukan kampanye hitam atau black campaign.

“Aksi kekerasan harus cepat diantisipasi dengan langkah-langkah proaktif untuk merangkul pihak-pihak yang berkontestasi agar mereka melakukan kompetisi secara sehat dan tidak melakukan black campaign atau kampanye-kampanye bohong,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, Rabu (30/9/2020).

Positive campaign itu masih bisa, negative campaign itu biasa. Tapi black campaign yang berisi kebohongan itu yang tidak boleh, itu pun adalah pidana,” sambungnya.

Dia mengimbau agar baik pihak penyelenggara, masyarakat dan aparat keamanan dapat saling menjaga. Hal ini dilakukan agar pilkada bebas dari konflik-konflik kekerasan dan juga bebas Covid-19.

“Kita jaga agar Pilkada ini aman, lancar dan dapat menjadi simbol demokrasi hak daripada rakyat untuk memilih pemimpinnya yang dapat memajukan daerahnya,” ungkapnya.

Baca Juga : Ketika Petugas Damkar Selamatkan Kucing yang Terjebak di Tiang Tol

Tito pun berharap kampanye dapat berlangsung aman dan lancar seperti pada tahap penetapan paslon dan pengundian nomor urut paslon.

“Tahapan penetapan pasangan calon tanggal 23 dan tanggal 24 penentuan atau pengambilan nomor urut pasangan calon berlangsung relatif cukup lancar. Ini tidak seperti pada saat pendaftaran pasangan calon tanggal 4-6 September,” pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini