Helikopter Terbang Rendah saat Demo, Kapolri : Kalau Boleh Saya Tempeleng Itu!

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 30 September 2020 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 337 2286381 helikopter-terbang-rendah-saat-demo-kapolri-kalau-boleh-saya-tempeleng-itu-veFaMMNzfx.jpg Kapolri Idham Azis (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengaku geram atas tindakan pilot yang menerbangkan Helikopter dengan rendah untuk membubarkan aksi demonstrasi mahasiswa di bawahnya yang terjadi di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Menurut Idham, oknum polisi tersebut telah bertindak tidak sesuai dengan prosedur yang ada terkait dengan menangani kerumuman massa.

"Itu sudah saya tindak itu. Saya sudah periksa sama (Divisi) Propam itu, enggak ada SOP-nya bermanuver udara. Mengarang-ngarang saja yang di Kendari itu," kata Idham dalam rapat kerja Komisi III DPR RI secara virtual Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Lantaran geram, Idham menyebut ingin 'tempeleng' oknum tersebut. Namun, kata Ia, di masa sekarang sudah tidak bisa memberikan hukuman fisik.

"Kalau masih boleh, saya tempeleng itu," ujar Idham.

Idham mengatakan selama menjadi Kapolri, dirinya merasa institusi yang dia pimpin sekarang bagai jasa tak berhimpun, dosa tak terampun. Pasalnya, kata Idham, oknum polisi telah mencoreng mereka-mereka yang menorehkan prestasi.

Baca Juga : Ban Bekas Dibakar, Demo Mahasiswa di Kendari Berujung Bentrok dengan Aparat

"Kayak yang bapak-bapak anggota Dewan sampaikan, ada yang di Kalimantan Barat. Orang enggak mau ditilang, malah dilecehkan. Ada yang di Kendari ini," ucap Idham.

Namun, ia meminta agar apabila satu perlakuan oknum Polisi yang nakal, jangan digeneralisasi bahwa semua Polisi demikian.

"Yakinlah bahwa masih banyak Polisi di Republik ini yang punya nurani, yang punya komitmen dan punya integritas," ujar Idham.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini