Ma'ruf Amin Disandingkan 'Kakek Sugiono,' Istana Wapres: Polisi Harus Tindak!

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 29 September 2020 18:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 337 2285752 ma-ruf-amin-disandingkan-kakek-sugiono-istana-wapres-polisi-harus-tindak-7nLBARcLkk.jpg Foto: BPMI

JAKARTA - Sebuah akun Facebook mengunggah foto Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin dengan bintang porno asal Jepang Shiego Tokuda atau biasa disebut 'Kakek Sugiono.' Foto orang nomor dua di Indonesia itu disandingkan dengannya.

(Baca juga: Keterlaluan! Wapres Ma'ruf Amin Disandingkan 'Kakek Sugiono', GP Ansor Lapor Polisi)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemilik Facebook tersebut menyertakan tulisan 'jangan kau jadikan dirimu seperti ulama tetapi kenyataannya kau penjahat agama. Di usia senja banyaklah berbenah untuk ketenangan di alam barzah. Selamat melaksanakan ibadah shalat Jumat.'

Belakangan postingan tersebut tidak ada lagi. Diduga pemilik akun telah menghapusnya.

GP Ansor Tanjungbalai, Sumatera Utara, disebut telah mengetahui hal ini dan telah melakukan konfirmasi (tabayyun). GP Ansor juga dikabarkan membuat laporan pengaduan ke polisi terkait kasus tersebut.

Juru Bicara Wapres Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi mengapresiasi langkah GP Ansor yang telah melayangkan laporan atas tindakan tidak senonoh tersebut. Ia berharap polisi menindaklanjutinya karena Ma'ruf Amin merupakan ulama yang sangat dihormati oleh warga Nahdlatul Ulama (NU).

"Kita ya apresiasi GP Ansor yang sudah melakukan langkah hukum dan kita berharap bahwa GP Ansor jangan bertindak sendiri sudah bagus lakukan langkah hukum," ucap Masduki saat berbincang dengan Okezone, Selasa (29/9/2020).

"Karena Kiai Ma'ruf mantan Rais Aam PBNU dan tokoh yang dihormati di kalangan NU, bahkan sekarang masih menjadi penasihat PBNU, mustasyar, di samping ketum MUI nonaktif, sehingga banyak orang menghormati apalagi di kalangan NU," tambah dia.

Masduki berujar, postingan tersebut sangat membuat tersinggung warga NU sehingga wajar saja pelaporan terhadap terduga pelaku dilakukan oleh GP Ansor. Ia berharap kepolisian menindak tegas karena postingan tersebut tidak mencerminkan akhlak yang baik.

"Sehingga pasti banyak orang-orang NU tersinggung dengan langkah-langkah entah yang dilakukan oleh pihak yang melakukan semacam secara etika tidak berakhlak. Jadi langkah itu baik dan kita harap pihak berwajib menindaklanjuti siapa yang melakukan itu," tegas Masduki.

"Karena negara ini negara hukum, bebas tapi ada batas-batasnya, batas moral, batas hukum, negara demokrasi itu kan tidak sebebas-bebasnya, tapi berdiri di atas norma hukum, polisi saya kira harus melakukan tindakan tegas terhadap itu," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini