Sekjen PMI: Stok Darah Perlahan Membaik Tapi Belum 100% Normal

Riezky Maulana, iNews · Senin 28 September 2020 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 337 2285204 sekjen-pmi-stok-darah-perlahan-membaik-tapi-belum-100-normal-b3FMIdWMnL.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Palang Merah Indonesia (PMI) memastikan stok darah yang sempat menurun akibat pandemi Covid-19, perlahan membaik karena masyarakat telah mulai memberanikan dirinya untuk pergi mendonor lagi. Meskipun, keadaan tersebut belum kembali normal secara 100%.

"Darah selalu jadi perhatian masyarakat, meski awal Covid-19 sempat turun drastis. Tapi berkat dukungan TNI-Polri, ASN, juga pendonor dari berbagai kelompok alumni universitas kampus alhamdulillah sudah kembali ke titik membaik. Meskipun belum 100 persen normal," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PMI Sudirman Said dalam konferensi pers daring, Senin (28/9/2020).

Sudirman pun mengakui masih ada beberapa daerah yang kekurangan stok darah. Namun, dipastikan olehnya, hal itu masih bisa teratasi dengan baik oleh PMI, lantaran koneksi yang dimiliki oleh PMi sangat banyak di seluruh Indonesia.

 Baca juga: 20 Relawan PMI Terpapar Virus Corona & 3 Orang Meninggal Dunia 

"Tapi yang kita syukuri, tidak ada kasus orang sampai harus fatal karena kekurangan darah. Karena pada dasarnya, meskipun di daerah tertentu darahnya kurang, tetapi daerah yang lain siap mengcover," ucapnya.

Sudirman menyebut PMI memiliki 223 kantor unit donor darah yang siap melindungi kebutuhan darah, jika ada kekurangan stok darah di suatu daerah. Dia pun mengajak kepada para pendonor darah reguler agar kembali mendonorkan darahnya.

 Baca juga: Berikut Syarat-Syarat Sembuh & Selesai Isolasi dari Covid-19 

Menurutnya, PMI sudah memperketat protokol kesehatan selama proses donor darah berlangsung, salah satu caranya mengatur jarak antara relawan dan peserta. Sehingga penularan Covid-19 dapat diminimalisir.

"Saya ingin ingatkan masyarakat bersiap-siap mendonorkan darahnya kalau sudah menjadi donor reguler. Karena setiap pusat donor darah sudah disiapkan protokol yang lebih baik. Jaraknya dijaga, antreannya tidak ada, karena bisa booking waktu. Kemudian screening pemeriksaan kesehatannya lebih ketat," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini